Arsip untuk Uneg_uneG

Anugerah atau Musibah??

Anugerah atau musibah???

Entahlah ini sebuah anugerah ataukah musibah? Sudah berbulan-bulan ku belum bisa mengartikan pesan ini. Ku tak peka terhadap apa yang Ia sampaikan padaku. Satu hal yang membuat sesak di dada ketika mengingatnya.

Dalam jeda waktu masih sering kubertanya. Ada apakah dibalik semua ini? Kenapa harus terjadi kepadaku jika akhirnya seperti ini. Kenapa kenapa dan kenapa? Pelajaran yang kudapat?? Entahlah, ku memang kurang cerdas dalam kasus kali ini.

Baca entri selengkapnya »

Tinggalkan sebuah Komentar

Gomen Nasai… :)

Beberapa bulan ini hatiku agak tenang nan bahagia :D . Heheee, masalahnya saya sudah putus hubungan dengan nyamuk. Loooh?? Heheee, mungkin itu salah satu faktor jugak, karena akhir2 ini memang banyak nyamuk.

Baca entri selengkapnya »

Komentar (7)

Kesepian dalam Keramaian

Jikalau semua ujian ini bisa kuselesaikan sendiri, maka akan kulakukan. Tapi bukankah manusia itu makhluk sosial sehingga memang tak bisa seseorang itu hidup tanpa bantuan dari orang lain?

Baca entri selengkapnya »

Tinggalkan sebuah Komentar

Kebajikan vs Dosa

Kebajikan itu adalah budi pekerti yang baik sedangkan dosa adalah perbuatan yang menyesakkan dada / menggelisahkan dan engkau tak suka jika orang lain tau (HR.Muslim)

Baca entri selengkapnya »

Komentar (12)

Jangan buka KCP

Kalau di dunia perbankan, yang mengurusi uang uang dan uang itu ada lembaga yang mengurusinya, sebut saja yang sudah familiar ditelinga kita yaitu Bank. Bank yang sudah besar di pusat pasti akan membuka cabang di daerah-daerah yang lebih luas jangkauannya. Namaya KCP, kepanjangannya Kantor Cabang Pembantu.

KCP itu sangat membantu untuk meningkatkan asset perusahaan. Seiring dengan pembinaan SDM maka bertambah juga asset perusahaan tersebut. Tapi akan berbeda urusan jika ini terkait hati.

Baca entri selengkapnya »

Komentar (6)

Bolehkahku??

Inginnya aku mempercepat laju kehidupan ini sampai umurku 30 tahun kedepan. Aku berada di masa yang tidak jelas. Antara kanan dan kiri, antara ya dan tidak, antara di permukaan ataukah terjun kedalam. Bukan bimbang yang kurasakan, tapi keburaman akan perjalanan menuju tujuan itu.

Tujuan itu sudah ada jelas, dan satu tujuan. Aku sudah tahu jalan menuju kesana, tetapi dipinggir jalan-jalan ini ada saja yang membuat pemandangan ini kabur ke tujuan yang sebenarnya.

Kalaupun Alloh masih mempercayakan umur ini sampai di umur 30 nantinya, harapanku aku sudah tau jelas dimanakah keberadaanku, dengan siapa aku berjuang untuk melanjutkan perjalan dan kontribusi apa saja yang bisa kulakukan untuk sekitarku.

Kumerasa perjalanan ini sungguh masih jauuuuh sekali dengan tujuan ini, bolehkah aku istirahat sejenak? Meminum air yang telah kupersiapkan, ataukah minta ke penduduk karena bekal minumku sudah habis. Memakan sedikit makanan untuk memberiku energi.

Sebentar saja..
Dan beriku ketenagan hati untuk melanjutkan perjalann ini ya Rabbi..
Ya Rabbi peluk aku…

Komentar (1)

Drakor


huwaaaa, drakor ini “my princess”
karakternya ngayeli bin nggemesi..
tapi ada ilmu yang bisa kuambil dari karakter mereka. hemmm, tunggu saja tanggal mainnya..

Tapi jiann nganyelkeh tenan ekspresine..

Dapet lah ekspresi mereka, ndak mendramatisir masalah, tapi lebih ke nyantai aje pembawaannye.

santae kayak di pantae selow kayak di pulow..

Dijamin waktu liat pasti NgekekGolingGoling..

Tinggalkan sebuah Komentar

huaaaaaaa :(

Huaaaa…
Hari ini pengen mengeluarkan uneg2. setelah kemarin malem dibikin bete abis oleh mas2 yang jualan makanan di belakang kampus. Disuruh nunggu makanan selama satu jam. Bisa gilaaaa, butek abis.. kagak mau makan disitu lagiiii kecuali digratisi tiap hari selama sebulan (hihihi, ngarep).

Behhh, sulitnya bermuamalah dengan orang bauanyak. Niatannya tidak ingin memutus tali silaturahim. Tapi jika berhadapan dengan yang GeJe – GeJe ini aku bingung gimana harus bersikap?? Nah kuputuskan untuk berkata seperlunya saja, jika disms dijawab singkat, jelas dan kadang gak menjawab pertanyaan. Trus gimana donk??

Sudah terkena sebutan sadis oleh seseorang, pertama sih kagak ngaruh. Ah cuek aje, aku juga kurang begitu tau kenapa bisa dibilang sadis. Katenye sih karena sering nyindir2 gitu. Kujawab aje, ntu bukan nyindir, tapi gregetan. Hehe..

Beberapa orang mengatakanku supel, bahkan terlalu supel. Pagemane ni? Yang bener yang mana? Aku tanya sohib karibku, teman seperjuangan semasa kuliah di sipil 2 orang. Ya mereka mengatakan sadis kalau aku lagi emosi saja, dan ceplas-ceplos kalau lagi ‘nesu-nesu’ dewe rak karuan. (hehe, mungkin mereka sudah pernah kena sasaranku kali ya, afwan ^_^)

Ya, aku bisa saja menjadi orang yang sangat sadis bin nganyelkeh layaknya karakter missil dalam film “putri deok man” yang sangat jahat sekali itu. Berkata sekate-kate semau udele dewe (tapi nggak kasar), mungkin bisa dikatan pedas.

Entah kenapa kali ini saya agak bermasalah jika berhubungan dengan yang namanya putra. Selama ini kupegang prisnsipku. Dulu biasa-biasa saja, ndak masalah dengan tingkahku yang seperti itu. Dan sebagian besar mereka memahaminya. Hanya beberapa yang gak memahaminya saja yang seakan ingin mnghancurkan prinsip itu (hayyyah lebay… yowben wek wek..). kalau kagak terima yasudah, aku njuk ngapuro sing guedhe…

Demi Alloh, aku tidak bermaksud memutus tali silaturahim. Aku tidak bermaksud menyakiti seorangpun, bahkan pada temanku sendiri. Tidak bermaksud untuk membedakanmu dengan yang lain, tapi memang harus dibedakan. Ah, sebagian mengatakan lebay. But it’s okey… aku akan tetap pada pendirianku dan kumohon hormati pendapatku jika kau tak sepakat denganku.

Afwan jiddan atas sikap sadis, perkataan pedas ataupun segala tingkah laku yang sering mrmbuat jengkel. Ku yakin buanyak buanged tigkahku yang nganyelkeh bagi yang merasa, tapi gak banyak kok, hanya orang-orang tertentu saja. Yang jelas aku nggak bermaksud memutus tali silaturahim dan nggak bermaksud menyakiti. Sekali lagi afwan jiddan bagi yang merasa terdzolimi atas sikapku.

Surakarta, 06 September 2011

Tinggalkan sebuah Komentar

Bagiku kalian tetap saudara menjadi apapun dirimu

Bagiku kalian tetap saudara menjadi apapun dirimu

Sedulur itu, biarlah mereka dengan keyakinan masing-masing tapi kalian tetap menjadi saudaraku selamanya. Dua sodaraku itu berada dalam lorong waktu yang berbeda.

Entah kenapa aku merasa kehilangan mereka. Yang satu sudah berkarya diluar pulau dengan bakatnya yang melekat pada dirinya. Dia datang dengan cara yang baik dalam mengenal islam, tapi di pergi dengan futurnya. Banyak sekali pelajaran yang kudapat darinya, subhanalloh banget. Yah, itu adalah pilihan hidupnya, antara bertahan dengan hal yang banyak diperjuangkan oleh para manusia kebanyakan orang terutama para aktivis kampus, dan dia melepaskannya demi seseorang. Banyak sekali kejadian-kejadian yang agak ‘gendheng’ denganmu. Dan tentunya kusering merepotkannya Karena ku banyak sekali minta tolong padanya, dan mungkin dulu ku lupa mengatakan terimakasih, karena saking banyaknya. Sekarang hanya sekedar kontak pun tak pernah, hemm.. Bisa saja ku menyambung lagi silaturahmi dengan menghubungi kontaknya, tapi ada yang sesuatu yang menjadi penghalang.

Yang satunya lagi dia datang dengan kondisi yang lumayan amburadul karena hasil perbuatannya sendiri juga sih. Sekarang dia pergi untuk berkarya dengan ide kreatifnya dalam membuat sesuatu yang funtastic. Ya ketika kami berkomunikasi bahasa yang kita gunakan sangat ndesoni. Temen yang bisa diajak gendheng bareng. Sekedar melepas penat ketika menghadapi kehidupan (hayyah) yang kadang membuat bosan karena berkutat dengan masalah yang sama dan belum mendapatkan solusi terbaik. Dan sekarang dia pergi dengan bekalnya yang membuatnya menjadi manusia yang lebih baik

Dua sahabat yang sangat bertolak belakang sekali baik cara datang dan cara pergi.

Walaupun kalian tak tahu kalau aku merasa kehilangan kalian guys.. menjadi apapun diri kalian, ku tetap menjadikan kalian sedulur yang tak terlupakan, kuharap Alloh selalu memberikan keberkahan dalam hidup kalian..

Dan sebuah cita-cita tentang sebuah keluarga yang kalian idamkan, semoga Alloh memberikannya untuk kalian. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Alloh dan semoga kita semua dimatikan dalam kondisi terbaik kita, khusnul khotimah.
Klaten, 09 September 2011

Komentar (2)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya.