<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Diary Kehidupan</title>
	<atom:link href="http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com</link>
	<description>Give me another chance I wanna grow up once again</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Jun 2012 13:17:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ulfahuswatunhasanah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/8ffd1173e63ce5109472c1465b922fa7?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Diary Kehidupan</title>
		<link>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/osd.xml" title="Diary Kehidupan" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kriteria Idaman???</title>
		<link>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/29/kriteria-idaman/</link>
		<comments>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/29/kriteria-idaman/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 May 2012 07:58:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Urupa Chan</dc:creator>
				<category><![CDATA[tentang ku]]></category>
		<category><![CDATA[allahu akbar]]></category>
		<category><![CDATA[fatimah]]></category>
		<category><![CDATA[galau]]></category>
		<category><![CDATA[kapan]]></category>
		<category><![CDATA[kata hati]]></category>
		<category><![CDATA[kiksah sejantan Ali]]></category>
		<category><![CDATA[kriteria]]></category>
		<category><![CDATA[laki laki]]></category>
		<category><![CDATA[nikah]]></category>
		<category><![CDATA[ulfah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/?p=574</guid>
		<description><![CDATA[Kriteria Idaman??? Weitss, lagi-lagi pertanyaan yang sama itu selalu muncul. Kapan kapan dan kapan??. Beeeuuh.  memang sulid sepertinya ketika sedang di masa di usia galaw. Hihiiiih. Kalau ditanya kapan saya malah bingung menjawabnya, karena yang ditanya tak lebih tau dari yang bertanya. Kemudian timbul persepsi aneh-aneh dari banyak pihak dengan anggapan “Kriteriamu terlalu tinggi sih”. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=574&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Kriteria Idaman???</p>
<p style="text-align:justify;">Weitss, lagi-lagi pertanyaan yang sama itu selalu muncul. Kapan kapan dan kapan??. Beeeuuh.  memang sulid sepertinya ketika sedang di masa di usia galaw. Hihiiiih. Kalau ditanya kapan saya malah bingung menjawabnya, karena yang ditanya tak lebih tau dari yang bertanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian timbul persepsi aneh-aneh dari banyak pihak dengan anggapan “Kriteriamu terlalu tinggi sih”. Hahaaa, memang hebat beud mereka yang bisa membaca batin saya, padahal saya sendiri juga tidak tau kenapa, heheeeh <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-574"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kalau kriteria secara umum yang jelas ya beda kelamin, (I’m normal) <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , dan diikuti rentetan lainnya yang pokok. Nah mungkn yang agak njlimet itu yang khusus-khusus. Hati memang gak bisa bohong khan? Eiits, tapi hati yang mana dulu nih yang musti dipercaya?? Kalau percaya kata hati yang sering maxiat ma Alloh, berabe jugak atuh neng. Berdasarkan pengalaman sesepuh, dalam menentukan pilihannya itu yang paling baik ketika sedang dekat dengan Nya. (Siaaap kakaaak <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )</p>
<p style="text-align:justify;">Laki-laki boleh memilih, dan wanita bisa menolak. Laki-laki mungkin tidak takut untuk mengungkapkan, tapi yang ditakutinya adalah mendengar jawabannya. Musti siap apapun jawaban yang keluar bruder. Kalo diterima ya Alhamdulillah dan segera capcus dilanjutkan follow up nya, kalo di tolak ucapkan “Allahu Akbar”, dan janganlah bersedih, berarti dia bukan jodohmu. Segera saja mencari sasaran panah lain yang kiranya bisa berkata “Yes, I do” kepadamu.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Jadi teringat kisah “Mencintai sang pejantan Ali” di buku salim A Filllah guys. Disitu diceritakan perjuangan Seorang Ali bin Abi Thalib yang tak punya apa-apa untuk mendapatkan Fatimah binti Rosululloh. Dia tau dan faham saingannya sangatlah berat. Abu Bakar as shidiq yang ibadahnya luar biasa, ustman bin affan dan umar bi khatab pun hanya dijawab dengan jawaban penolakan halus secara tidak langsung oleh Rosululloh. Bukannya menyangsikan keshalihan beliau-beliau, tetapi memang bukan jodohnya saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat itu keadaan Ali dilanda tekanan batin yang luar biasa minder dengan kehebatan sahabat terdekat Rosululloh. Bahkan Sahabat-sahabat terdekat Rosululloh saja tertolak, lalu apa yang diharapkan Rosululloh untuk menjadi pendamping Fatimah?? Apa sebenarnya Kriteria dari Rosululloh untuk pendamping putrinya?? Masih belum mendapatkan jawaban dari pertanyaanya, eh malah dapat dorongan dari teman-temannya. “Mungkin Rosululloh sedang menantimu wahai kawan”</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan perasaan tak percaya diri Ali pun memberanikan diri untuk maju. Dan pulang dengan kebingungan mengartikan makna jawaban dari perkataan Rosululloh karena mendapatkan jawaban “Ahlan wa sahlan”. Ahlan saja sudah mendapatkan ucapan selamat datang, apalagi “Ahlan Wa Sahlan” pastinya Rosululloh menantinya dengan sangat senang.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan bermodalkan mahar baju besi yang digunakan perang, maka Ali pun menikahi Fatimah binti Rosululloh. Dan Ketika Cinta Bertahmid “Alhamdulillah”. Whhoooaaa, so sweet kan? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Hemhhh, kalau dibilang pilih-pilih sih ya saya tidak sepakat, karena kalau hati ndak bisa dipaksakan juga kan? Semua urusan itu akan lancar ketika memang jodohnya. Emm, kalau ditanya alasannya mungkin tidak bisa dilogika. Bukan karena fisikly, karena cantik dan cakep itu memang relative (Jelek itu mutlak, itu kalimat nakal nya artis, heheeeh). Dan sebuah kemantapan hati bahwa memang benar-benar sosok dia yang ditunggu itu ‘sesuatu’ bangets <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin sekarang yang ditunggu baru menyiapkan administrasi dengan Nya, persyaratan demi persyaratan yang musti dipenuhinya, baik lahir maupun batin. Hemmm, memang sesuatu itu akan indah dimasanya. Tugas ku bukan mensegerakannya, tetapi ikhtiar untuk menjadi sosok yang kita idamkan, jangan lupa pasangan kita adalah cerminan kita. Jika kita baik, maka dapat baik jugak..</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Jadi ketika ditanya <strong>“Kapan nikah?”</strong> jawab saja “Aaamiiin, doanya saja ya..”,</p>
<p style="text-align:justify;">jika ada pertanyaan lagi <strong>“Kapan nikah?”</strong> “Dibantu doa ya” (dengan senyum tulus)</p>
<p style="text-align:justify;">Masih ditanya <strong>“Kapan nikah?”</strong> jawab saja “Kapan-kapan” (masih dengan senyum tulus)</p>
<p style="text-align:justify;">Eh, masih ditanya <strong>“ Kapan nikah”</strong> , (karena sudah kesel, jawab saja) “Besog” lalu kabuuuuuuuur <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Klaten, 29 Mei 2012</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/574/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=574&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/29/kriteria-idaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c755338d13f117501ec6a74e491204c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ulfahuswatunhasanah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lepaskanlah, jangan kau tahan</title>
		<link>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/22/568/</link>
		<comments>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/22/568/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 May 2012 02:30:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Urupa Chan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang kehidupan ^_^]]></category>
		<category><![CDATA[Alloh]]></category>
		<category><![CDATA[cantik]]></category>
		<category><![CDATA[gadis kecil]]></category>
		<category><![CDATA[ikhlas]]></category>
		<category><![CDATA[lepas]]></category>
		<category><![CDATA[maksiat]]></category>
		<category><![CDATA[tahan]]></category>
		<category><![CDATA[tidur]]></category>
		<category><![CDATA[ulfah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/?p=568</guid>
		<description><![CDATA[Ada sebuah kisah yang kubaca dari group di jaringan sosial yang saya ikuti, namun saya lupa dari group yang mana,  ceritanya sangat inspiratif sekali. Tanpa mengaku-aku ini murni cerita dari saya sendiri Ijinkan saya untuk menceritakan kembali. Ada seorang gadis kecil yang waktu itu ikut berbelanja bersama ibunya di sebuah supermarket. Ibu anak tersebut melewati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=568&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Ada sebuah kisah yang kubaca dari group di jaringan sosial yang saya ikuti, namun saya lupa dari group yang mana,  ceritanya sangat inspiratif sekali. Tanpa mengaku-aku ini murni cerita dari saya sendiri Ijinkan saya untuk menceritakan kembali.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Ada seorang gadis kecil yang waktu itu ikut berbelanja bersama ibunya di sebuah supermarket. Ibu anak tersebut melewati sebuah toko pernak-pernik perhiasan untuk anak kecil. Sang anak merasa tertarik pada sebuah kalung mutiara yang berkilau. Kemudian diutarakan ke ibunya bahwa sang anak menginginkannya, kemudian dengan memberikan sedikit edukasi pertanggunngjawabannya sang ibu membelikan kalung itu dengan syarat memotong uang saku selama satu minggu, anak pun setuju dan akhirnya kalung itu dimuliki sang anak tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-568"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Gadis kecil itu senang sekali dengan kalung barunya, kemanapun ia pergi selalu dipakainya kecuali saat mandi dan saat tidur saja ia melepasnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian sang ayah mendekatinya, sambil bermain-main dengan gadis kecil nya ia bertanya kepada anaknya “nak, bagaimana kalau kalung ini ayah minta?” kemudian dijawabnya “jangan ayah, aku sangat menyukainya, kalung ini cantik dan berkilau, ayah boleh mengambil bonekaku asal jangan kalung mutiara ini ayah”. Kemudian di kesempatan kedua ayahnya meminta hal yang sama dan dijawabnya “emmm, bagaimana kalau jepit-jepitan ini yang diambil ayah, bukan kalung mutiara ini yah, aku masih sangat menyukainya”.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian di kemudian hari, ayah menemukan gadis kecilnya menangis, bukan karena kehilangan kalung mutiara yang disukainya, tapi karena kalung mutiara yang sering dipakainya itu membuat luka di lehernya, karena kalung itu hanyalah kalung imitasi. Kemudian sang ayah tersenyum dan berkata kepada gadis kecilnya itu “ ini sayang, ayah gantikan yang lebih bagus, kemarin ayah minta kalung mutiaramu dan ingin membelikan yang asli untukmu, tetapi kamu masih menahannya, jadi ayah menundanya untuk memberikannya. Karena ayah tau kalung imitasi itu akan membuatmu terluka, maka ayah ingin menukarnya dengan yang asli”.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Hemmm, dari kisah itu saya menyadari sesuatu, bahwasanya kita manusia itu seperti gadis kecil itu. Tak tau apa-apa, ilmunya sangat sedikit dan terkadang sok tau dengan mengaku berilmu tinggi padahal cuma setitik ilmu saja. Ketika ingin diminta oleh Alloh yang notabene lebih mengetahui apapun lebih dari kita, kita sering menahannya dengan berkata “Ya Alloh, kenapa Engkau ambil nikmat itu, kenapa Engkau memisahkan aku dengan orang yang kusayangi, kenapa Engkau tega sekali padaku ??” kenapa kenapa dan kenapa?? Kita sering menahannya dengan perasaan tidak ikhlas.. Ya terkadang bahkan sering kita  masih tidak mengerti bahwa Alloh ingin memberikan ganti yang lebih baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada perasaan tak rela dengan masih protes pada Nya “Kenapa Ya Alloh??”. Dengan ilmu kita yang memang sangat dangkal kita berakting dengan “sok taunya” bahwa nikmat yang Alloh ambil itu adalah yang terbaik untuk kita, tentunya dilihat dari kacamata kita sebagai manusia.</p>
<p style="text-align:justify;">Hemm, sungguh sangat sulit sekali memaksakan kita untuk yakin akan keputusannya. Bahwa ada yang lebih indah, lebih orisinil, dan lebih dahsyat dari nikmat sekarang yang masih kita tahan yang mungkin membuat kita sakit, dan membuat kita terlena dengan sakitnya. Mengenang, menyesali terlalu dalam dan terus merenungkan hal yang yang tak pantas direnungkan, karena hal yang pantas direnungkan adalah ketika kita bermaksiat kepada Alloh.</p>
<p style="text-align:justify;">Ikhlaskanlah hal yang masih kau tahan, yang masih kita tahan, dan memaksa untuk meyakinkan pada diri kita, bahwa sekarang ini apa yang kita punyai hari ini, adalah yang terbaik. Karena Alloh lebih mengetahui diri kita lebih dari kita sendiri. Sekali lagi ikhlaskanlah, yakin dan bersyukurlah. InsyaAlloh akan episode selanjutnya yang lebih indah jika kita berbuat yang pantas untuk mendapatkannya. Senantiasa berkhusnudzon pada Alloh..</p>
<p style="text-align:justify;">Klaten, 21 Mei 2012</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/568/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/568/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/568/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/568/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/568/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/568/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/568/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/568/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/568/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/568/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/568/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/568/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/568/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/568/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=568&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/22/568/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c755338d13f117501ec6a74e491204c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ulfahuswatunhasanah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dalam kemerdekaan itu ada proses “Belajar”</title>
		<link>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/18/dalam-kemerdekaan-itu-ada-proses-belajar/</link>
		<comments>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/18/dalam-kemerdekaan-itu-ada-proses-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 08:29:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Urupa Chan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang kehidupan ^_^]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[ceroboh]]></category>
		<category><![CDATA[kata hati]]></category>
		<category><![CDATA[mawas diri]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[ulfah]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/?p=563</guid>
		<description><![CDATA[Yeyeyeeeeeeeee, tau kan artinya merdeka? Tidak terikat, bebas, tidak terbelenggu dan rasanya freee gitu.. Heheee, Alhamdulillah. Tak disangka tak dinyana akhirnya waktu itu tiba juga. Hal yang sangat membelenggu dan membuatku tidak produktif akhirnya berlalu juga. Tapi gak berpengaruh juga si, karena memang aku juga tidak terlalu mau memikirkannya. Tapi ketika rasa itu tiba, rasanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=563&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Yeyeyeeeeeeeee, tau kan artinya merdeka? Tidak terikat, bebas, tidak terbelenggu dan rasanya freee gitu..</p>
<p style="text-align:justify;">Heheee, Alhamdulillah. Tak disangka tak dinyana akhirnya waktu itu tiba juga. Hal yang sangat membelenggu dan membuatku tidak produktif akhirnya berlalu juga. Tapi gak berpengaruh juga si, karena memang aku juga tidak terlalu mau memikirkannya. Tapi ketika rasa itu tiba, rasanya seperti terbebas dari tambang yang mengikat kaki, terbebas dari topi yang menekan kepala, dan terbebas dari kalung yang membebani dan mencekik (hayyaah lebaying) hehee</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-563"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Ya seperti itulah gambarankuh saat ini, semoga bisa bertahan lama dan tak terjajah lagi. Walaupun begitu ku meski mawasdiri, tak boleh ceroboh, tak boleh nggleyer-nggleyer gak nggenah dan harus lebih berhati-hati lagi. Belajar dari yang sudah-sudah.</p>
<p style="text-align:justify;">Berjalan kembali meneruskan perjalanan dan waspada akan lubang yang pernah membuatku jatuh. Emmm, menghindari lubang itu jika sudah hafal letaknya atau memperbaiki cara jalan yang ceroboh ya? Terlalu menyepelekan batu-batu kecil yang melintang juga bisa menjatuhkanku jika ku tak hati-hati. Jadi sementara ini kesimpulanku harus dua-duanya, memperbaiki cara jalanku dan menghindari lubang itu. Menghindari itu jika kita sudah hafal dengan letaknya, jika belum?? Yah, dianalisa dulu. Dasar sukanya memang menganalisa orang, kadang tepat tapi dkadang luput. Banyak luput atau tepat ya?? Ah, kagak usah difikirkan. Sesuai dengan kata hati yang dekat dengan Nya sajah. Bukan sesuai dengan kata hati yang dekat dengan syaitan. Bicara mata batin / bashiroh memang hanya diberikan oleh orang-orang tertentu, selebihnya hanya menerka saja, heheeeh..</p>
<p style="text-align:justify;">Saya mengambil kata-kata dari ustadzah marijati tentang hakikat belajar. Belajar dari sisi kehidupan antara idealita dan realita.</p>
<blockquote><p>Belajar bukan hanya sekolah. Belajar bukan hanya membaca buku, tapi juga belajar dari setiap kejadian. Belajar dari apa yang bisa dilakukan. Agar hidup kedepan lebih baik.</p>
<p>Aku belajar diam dari banyaknya bicara. Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan. Aku belajar mengalah dari suatu keegoisan. Aku belajar menangis dari kebahagiaan. Aku belajar tegar dari kehilangan</p>
<p>Hidup adalah belajar</p>
<p>Belajar mensyukuri meski tak cukup, belajar ikhlas meski tak rela, belajar taat meski berat, belajar memahami meski tak sehati, belajar sabar meski terbebani, belajar setia meski tergoda, belajar memberi meski tak seberapa, belajar mengasihi meski disakiti, belajar tenang meski gelisah, belajar percaya meski susah</p>
<p>Belajar dan terus belajar sampai pada akhirnya Alloh yang menyempurnakan<em> </em></p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/563/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=563&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/18/dalam-kemerdekaan-itu-ada-proses-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c755338d13f117501ec6a74e491204c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ulfahuswatunhasanah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berkendara di jalan Yuuuh..</title>
		<link>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/18/berkendara-di-jalan-yuuuh/</link>
		<comments>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/18/berkendara-di-jalan-yuuuh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 06:12:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Urupa Chan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang kehidupan ^_^]]></category>
		<category><![CDATA[berkendara]]></category>
		<category><![CDATA[hati-hati]]></category>
		<category><![CDATA[jalan raya]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>
		<category><![CDATA[ngebut]]></category>
		<category><![CDATA[rawan]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi darat]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/?p=559</guid>
		<description><![CDATA[Berkendaraan di jalan raya memang harus hati-hati. Kurang waspada bisa tidak sampai ke tujuan yang kita inginkan. Dari beberapa transportasi darat memang saya lebih senang naik motor, karena naek bis itu agak rawan buat saya. Rawan copet, rawan telat, dan rawan mabuk (heheee ) Nah, ini ada tips buat yang suka berkendara motor. Walaupun saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=559&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Berkendaraan di jalan raya memang harus hati-hati. Kurang waspada bisa tidak sampai ke tujuan yang kita inginkan. Dari beberapa transportasi darat memang saya lebih senang naik motor, karena naek bis itu agak rawan buat saya. Rawan copet, rawan telat, dan rawan mabuk (heheee <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, ini ada tips buat yang suka berkendara motor. Walaupun saya baru bisa berani naik motor saat semester 2 waktu perkuliaahan, ya sekitar tahun 2007 awal lah. Itu pun karena terpaksa, baru terjun ke jalanan pertama kali malem-malem plus hujan pula. Tapi justru itu yang membuat saya agak lebih berani dalam mengarungi kerasnya jalan raya (ya iyalah, aspal masak empuk??!)</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-559"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum terjun ke jalanan pastikan dulu perlengkapannya :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Pastikan membawa perlengkapan keamanan berkendara, seperti helm standar SNI, surat kendaraan bermotor SIM (surat Ijin Menikah, ups salah Surat Ijin Mengemudi), dan lain-lain.</li>
<li>Motor dalam keadaan sehat wal ‘afiat, tidak gembes, sudah diservis rutin, spion terpasang lengkap, tutup ban terpasang, dan nyaman diduduki</li>
<li>Siap ke jalanan??</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Let’s go guys cap cus :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Berjalanlah di lajur kiri sesuai yang disarankan oleh pak polisi, tetapi jika keadaan berkata lain karena di lajur kiri sudah dikuasai oleh truk pengangkut pasir dan truk-truk lainnya, maka nyaliplah ke kanan, tetap waspada dengan sering melihat spion kanan dan kiri. Tentunya banyak resiko berjalan di lajur kanan, karena tentunya akan sering di klakson oleh para pengguna mobil pribadi. Dikarenakan saya pengguna jalan jogja-solo, maka ada beberapa yang saya amati bahwasanya yang sering mengklakson saya seringnya adalah mobil yang ber plat B, AB, dan D, selain itu lebih aman terkendali.</li>
<li>Jika ingin ngebut karena seringnya telat maka kalau bertemu dengan tikungan, bermainlah dengan rem. Maksudnya gas tak usah dikurangi tetapi pakailah rem belakang, jangan terlalu sering menggunakan rem depan. (Makanya  setiap saya servis, yang sering diganti adalah kampas, tapi ndak sebulan sekali. Tenang <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Dan kalau bisa jangan melewati garis tengah. Itu ilmu yang saya dapat dari film “Initial D” yang menceritakan tentang pembalap gunung yang tentunya banyak sekali ditemukan tikungan yang tajam. Tapi tidak direkomendasikan, karena bisa agak sedikit bahaya. hiihiiiii <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </li>
<li>jika tidak dalam kondisi mefet waktu maka santai sajalah. Tak usah ngebut, tapi jika ada orang yang ngajak untuk balapan dan berdasarkan  analisa kita bisa memenangkannya maka cap cus yuk yak yuk. Nah untuk mengetahui siapa saja orang yang mau ngajak balapan, pasti ada gerak-gerik yang mencurigakan. Salah satunya dalah dengan lajunya yang naek turun dengan kita, tetapi selalu terhenti di lampu merah, kadang kita duluan yang sampai di lampu merah, dan kadang dia yang sampai duluan di lampu merah. Itu artinya ngajak balapan, heheee, itu sih analisaku sendiri. Bisasaya yang sering ngajak balapan adalah mas-mas, tetapi ada jugak yang bapak-bapak dan mbak-mbak akhwat.</li>
<li>Berkendara sendiri akan berbeda rasanya ketika kita memboncengkan seseorang. Jika yang kita boncengkan orang tua kita, jangan sekali-kali ngebut. Kecepatan 70km sudah cukup membuat biru-biru di lengan maupun paha, karena sering dicubitin. Dan sensasinya memang lebih menakutkan dibonceng dari pada berada di depan untuk mengemudikannya.</li>
<li>Selalu berhati-hati dengan truk yang kosong, karena biasanya truk yang kososng tanpa muatan selalu ngebut dan sering mengklakson tanpa ampun. Juga berhati-hati dengan bus yang menjadi raja di jalan raya. Dan ketika ingin menyalipnya harus benar-benar diperhitungkan. Jangan ngawur dan jangan sembrono, lebih baik menyingkir dari pada “kaget njundil” akibat bunyi klakson bus yang mengerikan (pengalaman.com <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )</li>
<li>Seni berkendaraan ada beberapa, yang lebih bisa diterima itu adalah lepas tangan satu. Lepas tangan dua dan ngetril-ngetril itu tidak dianjurkan. Untuk wanita berkendara dengan lepas tangan satu itu kadang juga diperlukan ketika mempunyai anak kelak. Menggendong anak di posisi depan untuk bayi yang belum bisa “di pekeh” maka hal itu akan membuat kita menggunakan gaya lepas satu tangan. Dalam suatu keadaan memang suami tidak bisa siaga, tidak bisa selalu diantar kesana-kemari. Maka untuk melatih kemandirian kita sebagai wanita juga harus mampu membawa anak-anak yang tak bisa ditinggal bersama kita, termasuk dalam berkendara. Jika tak dibiasakan maka besok pas kejadian akan lebih sulit <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . yang perlu diingat, jangan sok-sok an melepas satu tangan di sepanjang perjalanan. Tapi kalo sesekali agar tangan tidak hitam terpanggang karena tak memakai sarung tangan, ya sok atuh. Heheee..</li>
<li>Tentunya selanjutnya adalah menaati lalu lintas yang ada, lampu hijau tanda berjalan, lampu kuning itu warning dan lampu merah itu artinya berhenti. Ingat lampu merah itu tanda berhtenti bukan menambah kecepatan. All red masih maksa melaju, maka sempritan bersambut dan menghentikan lajumu secara paksa. Oh pak polisi, ampun pak..</li>
<li>Dan untuk selanjutnya berdoalah sebelum berkendara. Selalu berdzikir ketika di jalan, jangan menggunakan telepon saat berkendara, mengangkat telepon hape saja sudah sangat mencelakaanan apalagi mengangkat telepon rumah, sungguh sangat merepotkan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Terakhir, selamat berkendara, hati-hati selaluuuu. Ingat, orang di rumah menanti kehadiran kita, dengan tertib lalu lintas, maka akan menyelamatkan anda dan keluarga anda dari kecelakaan. Selamat berkendara <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ….</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/559/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=559&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/18/berkendara-di-jalan-yuuuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c755338d13f117501ec6a74e491204c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ulfahuswatunhasanah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anugerah atau Musibah??</title>
		<link>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/12/555/</link>
		<comments>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/12/555/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 05:22:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Urupa Chan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uneg_uneG]]></category>
		<category><![CDATA[anugerah]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[instal ulang memory]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[uneg-uneg]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/?p=555</guid>
		<description><![CDATA[Anugerah atau musibah??? Entahlah ini sebuah anugerah ataukah musibah? Sudah berbulan-bulan ku belum bisa mengartikan pesan ini. Ku tak peka terhadap apa yang Ia sampaikan padaku. Satu hal yang membuat sesak di dada ketika mengingatnya. Dalam jeda waktu masih sering kubertanya. Ada apakah dibalik semua ini? Kenapa harus terjadi kepadaku jika akhirnya seperti ini. Kenapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=555&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Anugerah atau musibah???</p>
<p style="text-align:justify;">Entahlah ini sebuah anugerah ataukah musibah? Sudah berbulan-bulan ku belum bisa mengartikan pesan ini. Ku tak peka terhadap apa yang Ia sampaikan padaku. Satu hal yang membuat sesak di dada ketika mengingatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam jeda waktu masih sering kubertanya. Ada apakah dibalik semua ini? Kenapa harus terjadi kepadaku jika akhirnya seperti ini. Kenapa kenapa dan kenapa? Pelajaran yang kudapat?? Entahlah, ku memang kurang cerdas dalam kasus kali ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-555"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kasus serupa pernah ku alami beberapa tahun lalu, dengan kekuatan yang sama. Antara keinginan dan realita? Dan ku menang atas nya. Karena memang saat itu adalah masa kejayaanku, masa dimana idealisme masih melekat erat di hati, jiwa maupun raga. Masa dimana ku menemukan hal yang semula memang tak kudapatkan di diriku dulunya.</p>
<p style="text-align:justify;">Hemm&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah ini Anugerah ataukah musibah? Masih belum ku mengerti. Kala itu ku memutuskan untuk selalu bahagia, dan menganggapnya tak pernah terjadi. Tapi memang tak bisa kuhilangkan sepenuhnya, karena hal itu pernah menjadi episode masa lalu. Bukan tak bisa, tetapi belum bisa. Jika saja memory otak ini semudah PC dalam meng-instal ulang, maka akan kulakukan. Dengan segera..</p>
<p style="text-align:justify;">Be a new person, <strong>shiftDel then open newFolder makeAdata and save it</strong>. Tapi hanya tawa ejekan yang timbul setelahnya. Semuanya butuh proses, dan proses membutuhkan waktu. Tak sabar ku menunggu sampai waktu itu tiba. Sampai tidak merasakan sesak. Sampai bahagia itu benar-benar masuk sampai ke pembuluh darahku.</p>
<p style="text-align:justify;">Kenapa? Dan pertanyaan itu selalu muncul. Jika pikiran sedang dekat dengan suudzon, maka kalimat itu berlanjut dengan ‘seandainya’. Seandainya hal itu tak pernah terjadi, pasti tidak akan seperti ini. Kalimat yang semakin memperburuk keadaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Hikmah yang kudapat?? Pelajaran yang bisa kuambil? Hemmm, Yang ada malah menghindar, seperti ‘trauma’ . Tak menyelesaikan masalah, tapi bisa meredamnya walau sedikit. Ataukah lewatku ada yang sadar akan tidurnya selama ini? Hidayah?? Aaahh, bahkan aku tak berhak mengatakannya. Hanya Dia yang memberikan hadayah itu, bukan dari manusia. Apalagi aku.  Tapi ku selalu berharap ia  lebih dekat dengan Nya. Entah, ku menginginkan hal itu terjadi. Walaupun ku tak tau apakah itu akan terjadi atau tidak. Sekali lagi itu kuasa Nya. Dan ku juga ingin lebih dekat dengan Nya, setelah ku merasa jauh dari Nya. Bukan Ia yang menjauh, tapi aku yang menjauhi Nya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tak apa jika luka itu pernah ada. Walau luka non fisik itu tetap membekas, akan ku plitur sampai tak terlihat retakan di pinggir lubangnya. Memberikan cat dasar dan cat luar yang memperindah lagi. Dan tetap ku berharap semoga kebarokahan selalu menyertainya, menyertaiku, dan menyertai saudara-saudaraku yang menjadi bagian dari sepotong episode kehidupanku. Selalu ingin aku, ia, dan mereka  menjadi lebih baik, lebih dewasa, lebih peka, lebih dekat dengan Nya. Dan bisa membedakan antara Anugerah ataukah musibah, tidak sepertiku yang masih terseret dalam kalimat itu. Satu hal, kuyakin akan ada hikmah dibalik semuanya yang tersembunyi dan akan kutemukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Tak bisa instan. Perlu proses. Sabar. Konsisten. Integral. Istimror. Dan Istiqomah&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/555/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=555&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/12/555/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c755338d13f117501ec6a74e491204c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ulfahuswatunhasanah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semua Karena Wanita dan Perjuangan Laki-laki</title>
		<link>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/08/semua-karena-wanita-dan-perjuangan-laki-laki/</link>
		<comments>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/08/semua-karena-wanita-dan-perjuangan-laki-laki/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 08:11:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Urupa Chan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang kehidupan ^_^]]></category>
		<category><![CDATA[akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[ikhwan]]></category>
		<category><![CDATA[laki laki]]></category>
		<category><![CDATA[mahar]]></category>
		<category><![CDATA[mudah]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>
		<category><![CDATA[rezeki]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/?p=550</guid>
		<description><![CDATA[Hemmm, sekarang banyak hal yang tidak masuk akal di dunia pertelevisian. Banyak Iklan tak bermutu dan  tayangan tidak mendidik. Semuanya berbau kalau tidak percintaan ya tentang wanita. Dunia periklanan saja sudah amburadul, bagi yang amburadul, tapi Alhamdulillah masih ada yang bermutu. Exploitasi wanita dimana-mana. Tujuan dari iklan sendiri adalah sebagai bahan promosi, agar produk yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=550&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://ulfahuswatunhasanah.files.wordpress.com/2012/05/20-fakta-unik-lucu-antara-laki-laki-dan-perempuan.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-551" title="Laki-laki dan Wanita" src="http://ulfahuswatunhasanah.files.wordpress.com/2012/05/20-fakta-unik-lucu-antara-laki-laki-dan-perempuan.jpg?w=300&h=250" alt="" width="300" height="250" /></a>Hemmm, sekarang banyak hal yang tidak masuk akal di dunia pertelevisian. Banyak Iklan tak bermutu dan  tayangan tidak mendidik. Semuanya berbau kalau tidak percintaan ya tentang wanita.</p>
<p style="text-align:justify;">Dunia periklanan saja sudah amburadul, bagi yang amburadul, tapi Alhamdulillah masih ada yang bermutu. Exploitasi wanita dimana-mana. Tujuan dari iklan sendiri adalah sebagai bahan promosi, agar produk yang diiklankan laku, menghipnotis para penonton setia televisi agar termakan iklan tersebut. Tapi anehnya yang tidak ada hubungannya dengan wanita selalu saja dikait-kaitkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Coba liat, apa hubungannya iklan motor dengan wanita sexy? Beuuu, entah bagaimana cara berpikir mereka. Itu baru satu kasus, banyak kasus lain yang tak masuk akal. Sudah tau wanita yang berpakain seperti itu membuat reaksi para kaum adam, malah dijadikan senjata untuk mengiklankan produk-produknya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-550"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Ya jangan disalahkan kalau banyak pelaku-pelaku maksiat yang bertebaran di muka bumi ini. Hlawong sajian tiap harinya saja kayak gitu. Kata banyak orang si, Indonesia itu banyak yang mengaku Islam. Kalau di sensus pasti yang ber KTP islam ituh bejibun, tapi Wallahu’alam dengan hatinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin tulisan serupa juga pernah dituliskan oleh PETA PEMIKIRAN dalam tulisannya <a href="http://petapemikiran.wordpress.com/2012/04/14/wanita-dan-naluri-monster-pria/">Wanita dan Naluri Monster Pria</a>, tapi intinya akan berbeda karena kesimpulan yang saya dapat dari tulisannya saya tidak sepakat. “Lonely is bad” itu si saya sepakat “Two is Better” dan ini saya setuju, tapi kalau “More than two is exelent”?? no no no, saya tidak sepatu kalau yang inih..heheeee <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Piss.</p>
<p style="text-align:justify;">Laki-laki dan wanita itu memang diciptakan dengan banyak perbedaan. Laki-laki cenderung cepat bereaksi terhadap apa yang diliat dibanding wanita. Jadi hati-hati terhadap dunia luar yang banyak godaanya. Ya itu sih terserah masing-masing individu, toh yang nanggung juga masing-masing. Tidak ada sifat gotong royong dalam hal kek gini. Tidak ada dosa yang dipikul orang lain atas perbuatannya sendiri. Ya kembali lagi dunia itu penuh pilihan temans. Salah memilih bisa <em>kepanasan.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Jadi teringat percakapan seseorang. “Kalo istriku nanti <em>hotpenan </em>gimana ya?”, trus dijawab “Ya kalo pake ituh di depanmu saja kagak kenape-nape, kalo pake itu dimane-mane kok ‘sodaqoh’ mu kenceng amat?”. Kalo sodaqoh uang malah dianjurkan dan dapat poin plus dari si Bos (Alloh), tapi kalo sodaqoh dosa?? Hiiiii, mengerikan..</p>
<p style="text-align:justify;">Memang solusinya ada dua dengan godaan yang seperti itu, yaitu menikah atau puasa. Saya salut pada teman-teman yang berani bertanggung jawab pada anak orang diusia dini alias nikah muda (umur diatas 20). Disaat teman yang lain baru tahap berfikir atau bahkan tak berani memikirkan??, dia sudah bertindak, langsung cap cus. (hal ini terinspirasi dari teman SMP saya yang sudah cap cus duluan, padahal putra. Huaaaa) Heheee, aman terkendali.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada juga pendapat dari teman seangkatan saya yang tidak menyegerakannya padahal sudah bekerja. Yah, kalo memang dicari nyaman bekerja di kontraktor memang sulit, banyak peperangan batin katanya. “Kalo saya mau beli rumah dulu ukh” . Luar biasa sekali saudara saya yang satu itu. Tapi kenapa saya kurang sependapat ya? Kenapa seakan menikah itu harus menunggu mempunyai rumah dulu, mempunyai mobil, baru mencari penghuninya??</p>
<p style="text-align:justify;">Ada juga gurauan dari teman saya</p>
<p style="text-align:justify;">Modal cari istri sekarang :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Mobil : Rp 150 juta</li>
<li>Rumah : Rp 350 juta (Rumah sederhana)</li>
<li>Resepsi : Rp 100 juta</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><strong>Total : Ro 600 juta</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Missal gaji 3 juta / bulan = Rp 600.000.000,- / 3.000.000</p>
<p style="text-align:justify;">                                                 = 200 bulan (16 tahun)</p>
<p style="text-align:justify;">16 tahun lagi baru bisa married (Gaji utuh tanpa makan, tanpa jajan)</p>
<p style="text-align:justify;">Hahaaa, lucu sekali memang mereka-mereka. Banyak orang banyak pendapat, dan aneh-aneh pula. Hemmm, seakan-akan istri itu mahal sekali jika diuangkan dan terkesan materialistis. Padahal tidak semua wanita menghendaki seperti itu. Apa gunyanya <em>House</em> yang jika dinilaikan dengan uang itu bisa bernilai jutak-jutakan tetapi tidak memiliki <em>Home</em>?? .Padahal seperti yang pernah ditulis pak Abu Fahry dalam tulisannya <a href="http://abufahry.wordpress.com/2012/04/02/mudahkan-nikah-sederhanakan-mahar/">Mudahkan Nikah Sederhanakan Mahar</a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukankah dengan menikah itu akan dibukakan rezeki dari Alloh? Karena dua rezeki itu bergabung menjadi satu. Yang biasanya mendapatkan 1 gelas, ketika menikah menjadi 1 ember. Heheee, saya tidak akan menerangkan enaknya pacaran setelah menikah, karena memang tidak enak, tapi enak beud (Katanya lho ya) <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Jadi ini bukan perkara punya seberapa banyak, tapi seberapa besar meyakinkan diri sendiri bahwa saya mampu bertanggung jawab. Bukan bekerja mapan, tetapi tetap bekerja (kata ustad) <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Pendapat seorang temans juga “Seorang suami itu mendambakan istri yang tetap disampingnya ketika ia jatuh. Sedangkan seorang istri mendamba seorang suami yang tetap disampingnya ketika ia sukses”.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Selamat merenungkan kembali tentang godaan itu bruder, syetan selalu berada disamping kita, so Take it or Leave it. Dua solusi itu, jika tidak berani menikah maka, selamat berpuasaaaa <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/550/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/550/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/550/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/550/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/550/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/550/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/550/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/550/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/550/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/550/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/550/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/550/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/550/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/550/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=550&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/08/semua-karena-wanita-dan-perjuangan-laki-laki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c755338d13f117501ec6a74e491204c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ulfahuswatunhasanah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ulfahuswatunhasanah.files.wordpress.com/2012/05/20-fakta-unik-lucu-antara-laki-laki-dan-perempuan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Laki-laki dan Wanita</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bekerjalah, maka Keajaiban..</title>
		<link>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/04/545/</link>
		<comments>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/04/545/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 05:18:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Urupa Chan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang kehidupan ^_^]]></category>
		<category><![CDATA[berkah]]></category>
		<category><![CDATA[dunia sipil]]></category>
		<category><![CDATA[halal]]></category>
		<category><![CDATA[haram]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[kontraktor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/?p=545</guid>
		<description><![CDATA[Tak ada sendau gurau dalam garis takdir yang ditetapkan ALloh pada makhlukNya. Meyakini Qodarulloh merupakan rukun iman yang wajib kita yakini, tidak bisa ditawar, tidak bisa dikurangi. Emm, tentang maisyah yang akan dilakukan masing-masing individu. Pencarian nafkah dilakukan semata untuk mencari keridhoanNya, efeknya kita mendapat berupa gaji bulanan bagi yang bekerja bulanan atau setiap haripun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=545&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Tak ada sendau gurau dalam garis takdir yang ditetapkan ALloh pada makhlukNya. Meyakini Qodarulloh merupakan rukun iman yang wajib kita yakini, tidak bisa ditawar, tidak bisa dikurangi.</p>
<p style="text-align:justify;">Emm, tentang maisyah yang akan dilakukan masing-masing individu. Pencarian nafkah dilakukan semata untuk mencari keridhoanNya, efeknya kita mendapat berupa gaji bulanan bagi yang bekerja bulanan atau setiap haripun bisa gajian kalo kita berdagang, efek selanjutnya bisa berupa makanan pokok, cemilan, sandangan dan banyak yang tak terhitung lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Bekerjalah, maka tunggulah keajaiban. Ikhtiar , berdoa dan selanjutnya pasrah kepadaNya atas usaha yang telah dilakukan.  Yap, sekali lagi Rencana Alloh itulah yang terbaik, diantara rencana-rencana kita yang sudah terdeskripsi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-545"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Bagi saya bekerja adalah harga diri. Karena pengangguran, yang tak melakukan aktivitas itu sangat menyiksa. Bekerja tidak harus berstatus ‘karyawan’, tetapi berbuat sesuatu yang menghasilkan. Menghasilkan karya, menghasilkan uang, dan menghasilkan apapun bentuknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sesuai dengan profesi bidang yang saya tekuni di perguruan tinggi seharusnya saya masuk di dunia “Kontraktor”. Dunia Teknik Sipil yang fokus dengan bangunan. Tetapi selapas dunia kampus itu saya tidak berkecimpung dalam hal itu. Ketrampilan auto cad  yang hanya untuk orang teknik pun selanjutnya hanya bisa dikatakan hobi menggambar saja, disamping ada ketrampilan lainnya di bidang grafis yang dipelajari secara otodidak.</p>
<p style="text-align:justify;">Jangan ditanya kenapa saya bisa masuk teknik. Karena saya mempunyai rencana dan ternyata takdir saya masuk ke dunia itu. Dalam bahan muhasabah untuk diri saya, sering saya bertanya apa maksud Alloh memasukkan ke dunia yang sebelumnya tak saya kenal di SMA. Teknik sipil?? Tak terbayang sama sekali saat itu. Saya tau istilahnya saja dari teman saya yang dulu pernah satu kelas di kelas 2. Selanjutnya?? Never Mind.</p>
<p style="text-align:justify;">Ya, sedikit demi sedikit saya menemukan puzzle yang misterius itu tentang “Kenapa saya dimasukkan di dunia itu”. Julukan ‘Bu Nyai’ yang membuatku NgekekGubrak mendengarnya. Itu julukan yang mereka sebut untukku. Dari 50an mahasiswa memang saya seperti alien yang berbeda sendiri dengan 10 mahasiswi di kelas saya. Kemudian pertanyaan itu selanjutnya terjawab dengan pertanyaan kembali “Apa yang bisa kuperbuat untuk mereka”. Hemmm.. Berat berat berat..</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang saudari mengingatkanku akan makna semangat berusaha. Man jadda wa jadda, siapa yang bersungguh-sunguh maka ia pun akan mendapat kesungguhannya. Kalau kita jujur pada niat kita, InsyaAlloh Alloh akan beri jalan.</p>
<p style="text-align:justify;">Pernah 2 kali mengikuti tes CPNS PU saat itu, sekitar 2 tahun yang lalu. Berangkat bersama teman-teman sekitar 10 orang. Pengalaman yang menyenangkan bersama mereka. Sebelumnya pernah kutilis di note fesBuk <a title="kenangan" href="https://www.facebook.com/note.php?note_id=489851976973" target="_blank">Kenangan</a>. Dan ternyata juga saya tidak ditakdirkan disana. Rasa kantuk yang begitu hebat ketika sedang test CPNS di jakarta itu juga bukan menjadi penyebab kenapa saya tidak diterima di PU.</p>
<p style="text-align:justify;">Pernah mencoba di BUMN yang test di Jogjakarta. Dua orang, saya dan teman saya putra dari karanganyar. Test demi test, kita lolos, dan sampai tes ke empat dari 6 tes saya gugur, dan akhirnya teman saya yang mendapatkannya. Sekali lagi Qodarulloh, tidak mengkambing hitamkan “Gara-gara saya menjawab ini sih” bukan seperti itu. Ya itu mungkin itu adalah alas an yang dianggap “Logis” untuk manusia dari Nya, bahwa memang ‘kamu itu tempatnya bukan disana, hey Ulfah’. Heheee..</p>
<p style="text-align:justify;">Dan selain itu saya tidak mencoba di kontraktor, konsultan CV local, dan perusahan lainnnya, mungkin minatnya sudah berkurang. Masa pencarian itu harus direncanakan. Karena saya seorang wanita saya tidak berambisi untuk berkarir. Jadi ketika di perusahaan besar kemudian ditanya kesanggupanya untuk bekerja di luar pulau?? Krik krik krik (hening melanda), tapi setelah itu saya jawab. “ya kalo sudah ditemukan dengan suami saya konsultasikan dulu pak) <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ..</p>
<p style="text-align:justify;">Dimana kita bekerja itu juga mempengaruhi cara berfikir kita secara tidak langsung. Jika yang dilakukan dengan cara asal dapet uang tanpa memikirkan jalannya apakah halal atau haram?? Hemm, just becarefull. Secara psikologis, jika caranya halal, maka di hati itu selalu nyaman, sejuk dan merasa tercukupkan. Karena merasa yang memberikan gaji itu bukan manager perusahaan, tetapi yang menggaji adalah Alloh melalui Manager ituh.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Seperti kata Salim A Fillah</p>
<p style="text-align:justify;">“Rizki kita sudah tertulis di Lauhul Mahfudz, mau diambil lewat jalan halal atau haram, dapatnya segitu juga, yang beda adalah rasa berkahnya”</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Bekerja apapun itu yang  penting berkah. Bagaimanapun juga perut kita perlu diisi, dan untuk mengisi perut memerlukan makanan, dan untuk membeli makanan memerlukan uang. Jika uang yang kita dapat berasal dari hal yang tidak halal, maka seluruh anggota tubuh juga ikut imbasnya. Itu artinya ikut merasakan panasnya api neraka. Naudzubillah..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/545/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=545&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/04/545/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c755338d13f117501ec6a74e491204c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ulfahuswatunhasanah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lingkungan baru ?? siapa takut ??!</title>
		<link>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/02/lingkungan-baru-siapa-takut/</link>
		<comments>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/02/lingkungan-baru-siapa-takut/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 May 2012 12:39:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Urupa Chan</dc:creator>
				<category><![CDATA[tentang ku]]></category>
		<category><![CDATA[adaptasi]]></category>
		<category><![CDATA[hijrah]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan baru]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/?p=542</guid>
		<description><![CDATA[Pertama kali di lingkungan baru pasti berasa asing dan terasing. Mencoba beradaptasi dengan teman baru, beradaptasi dengan pemandangan baru, pun beradaptasi dengan istrumen-instrumen yang berada di sekitar. Perubahan dari lingkungan yang lama menuju lingkungan baru pasti ada rasa deg-degan, grogi, perasaan was-was bisakan ku diterima di lingkungan baru ini?? Heemmm, pokoknya rame rasanya. Setidaknya saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=542&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Pertama kali di lingkungan baru pasti berasa asing dan terasing. Mencoba beradaptasi dengan teman baru, beradaptasi dengan pemandangan baru, pun beradaptasi dengan istrumen-instrumen yang berada di sekitar. Perubahan dari lingkungan yang lama menuju lingkungan baru pasti ada rasa deg-degan, grogi, perasaan was-was bisakan ku diterima di lingkungan baru ini?? Heemmm, pokoknya rame rasanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Setidaknya saya sudah mengalami tiga kali lingkungan baru (yang saya hitung adalah selepas SMA).  Ketika perpindahan dari masa SMA ke perkuliahan, Perkuliahan ke lingkungan kerja, trus lingkungan kerja lama ke lingkungan kerja baru.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-542"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Pertama masuk kuliah dulu sungguh adaptasi yang paling berat. Lingkungan saat SMA adalah lingkungan nyaman, karena teman-teman saya orangnya baik hati, alim, solihah, dan pokmen tidak neko2 lah, dan mungkin kalo dibandingkan dengan mereka saya yang paling badung.</p>
<p style="text-align:justify;">Lulusan SMA bercita-cita  pengen ke sekolah yang banyak ceweknya dibanding cowok. Ketrima di poltekes tapi tidak diambil, spmb milih psikologi, eh kagak diridhoi ortu. Nekat ambil hasilnya kagak ditrima deh. Heheee</p>
<p style="text-align:justify;">Alhasil masuklah saya di dunia teknik, yang 80 % makhluknya adalah putra. Kelasa saya saja hanya ada 10 orang putri dari 50an mahasiswa. Yang sering masuk 8 mahasiswi. Yang  lain asli laki-laki, tapi ada 1 yang jadi laki jadi-jadian, heheee. Lingkungan yang sangat drastis. Saya sempat mengalami depresi (lebay), ya saya sungguh kaget dengan perubahan lingkungan itu. Sampai tak tertahankan saya menangis de depan mbak kos saya yang senasib.</p>
<p style="text-align:justify;">Perlu waktu adaptasi yang lama, sekitar 2 semester saya bisa berbaur dengan teman-teman saya di sipil. Hingga akhirnya saya nyaman dengan mereka, sampai sekarang. Perlu proses panjang, tapi hasilnya juga baik sampai sekarang. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p style="text-align:justify;">Perubahan kedua dari perubahan dunia perkuliahan menuju dunia kerja. Yah lingkungan ini malah nyaman, karena wanita semua. Tetapi diluar lingkungan tuntutan pekerjaan membuat saya ingin pindah haluan.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya sampailah saya ke lingkungan yang sekarang ini. Dan kau tau? Kaum hawa adalah kaum minoritas jugak, 80% dari total. Yang lainnya adalah bapak-bapak. Tapi saya agak tenang, karena smua bapak-bapak sudah berkeluarga semua (Trus maksudnya apa?) maksud saya, saya malah agak grogi kalau berinteraksi dengan laki-laki yang single (terutama ikhwan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ).</p>
<p style="text-align:justify;">Pertama kali masuk kerja penerimaannya alhamdulillah baik, tapi saya masih belum show up menunjukkan diri saya yang sebenarnya. Masih dalam tahap jaim (jaga imej dan jaga iman). Dan setelah agak lama, baru mereka akan mengetahui tanpa kuperlihatkan. Bahwa saya itu ternyata &#8230;. (kwokKwokKwok)..</p>
<p style="text-align:justify;">Emmm, salah satu keuntungan berinteraksi dengan laki-laki adalah bisa miinta tolong terus tanpa memikirkan perasaan <em>pekewuh</em>, bisa minta jajan, bisa minta tolong ini itu dan banyak pokoknya. Heheee</p>
<p style="text-align:justify;">Yaah, karena perubahan lingkungan itu akan terjadi di siapapun juga, dan kapanpun juga. Dan yang paling baik ituh perubahan dari lingkungan, kebiasaan, perbuatan yang buruk menuju ke lingkungan yang baik, kebiasaan yang baik dan perbuatan yang baik, berhijrah <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Jadi Lingkungan baru?? Siapa takut&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/542/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/542/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/542/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/542/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/542/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/542/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/542/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/542/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/542/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/542/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/542/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/542/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/542/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/542/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=542&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/05/02/lingkungan-baru-siapa-takut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c755338d13f117501ec6a74e491204c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ulfahuswatunhasanah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bruder Fiaz Tanya, Aye jawab.. :)</title>
		<link>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/04/30/bruder-fiaz-tanya-aye-jawab/</link>
		<comments>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/04/30/bruder-fiaz-tanya-aye-jawab/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 02:06:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Urupa Chan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bloger]]></category>
		<category><![CDATA[interogasi]]></category>
		<category><![CDATA[pertanyaan]]></category>
		<category><![CDATA[taman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/?p=538</guid>
		<description><![CDATA[Wah gaswat, ternyata saya dapet jatah Introgasi dari bruder Fiaz. Die tanya macem-macem yang kudu dijawab. Ya, jawabannya sii sesuai dengan permintaan, bisa jujur juga bisa agak jujur, dan sama sekali asal. Heheee Karena investigasinya bersifat terbuka di tengah-tengah taman yang diberi kaca tembus pandang di pusat keramaian kota, maka saya akan melakukan investigasi ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=538&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wah gaswat, ternyata saya dapet jatah Introgasi dari bruder Fiaz. Die tanya macem-macem yang kudu dijawab. Ya, jawabannya sii sesuai dengan permintaan, bisa jujur juga bisa agak jujur, dan sama sekali asal. Heheee</p>
<p>Karena investigasinya bersifat terbuka di tengah-tengah taman yang diberi kaca tembus pandang di pusat keramaian kota, maka saya akan melakukan investigasi ini dengan sesuai kemampuan saya, demi kelancaran saya, doakan temans agar saya selamat <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><strong>ini dia hasil Investigasi yang terdokumentasi:</strong></p>
<p><span id="more-538"></span></p>
<blockquote><p>Fiaz : kenapa lo ngeblog di WP kan blog lain banyak?</p>
<p>Ulfah : Karena lebih keren WP daripada yang lain <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , selain ituh kalo diblog lain pada sepi koment, tapi kalo di WP banyak yang ikut nimbrung. Jadi kesannya memang lebih “Nyedulur” <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Fiaz : apa sih keinginan lo dari kecil, trus kesampean ga?</p>
<p>Ulfah : emmmm, keinginan ku dari kecil apa yah? Duluuu pengen sekali naek <em>sepur</em>. (Dalam bahasa yang benar sepur itu adalah kereta, di daerahku kereta sering disebut dengan sepur padahal sesuai dengan bahasa sipil sepur ituh jalan yang buat jalan kereta itu, bagian dari rel), alhamdulillah sudah kesampean, beberapa kali naek kereta bisnis, manja, pramex, dan bahkan kereta ekonomi jugak pernah <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Trus keinginan kedua ingin naek benda yang terbang tinggi ke atas itu. Duluuu waktu masih indil-indil, pas masih meler2 (sekarang jugak masih, #loooh??) kalo liat <em>montor mabur </em>(pesawat terbang) seringnya bilang gini “dadaaa pak presideeeen”. Hahaaa, padahal pak presiden gak selalu naek pesawat kan?? Yaaah semoga cita-cita untuk naek pesawat ke <strong>Baitulloh</strong> tercapai, selain itu pengen jugak terbang ke negri impian, negri sakura bersama belahan jiwa (Kalo ditemukan di dunia <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ).. ^^v Doakan yuaaa…</p>
<p>Fiaz :. blog lo fokusnya sama apa sih? trus apa udah punya ciri khas?</p>
<p>Ulfah : Fokus blog ku sebenere gak terlalu focus juga sih, tapi lebih banyak menceritakan tentang pelajaran dari suatu kejadian. Yaah buat share saja siii. Kalo yang uneg-uneg, itu asli pengen mengeluarkan yang ada di pikiran sajah biar kagak menuh-menuhin tong sampah di kamar (hahaaa)</p>
<p>Fiaz : lo kenal gue (fiaz) dari mana?, trus orangnya gimana? kalo pengen lihat wajah gue bisa cek di post pemotretan</p>
<p>Ulfah : Ya dari blog ini dunks, ternyata bermata sipit sepertikuh yak?? yah, begitulah orang sipit itu memang keren (Heheee, cari temand)</p>
<p>Fiaz :. post postnya fiaz bagus ga sih? mulai dari tata bahasanya, pemilihan kata, ceritanya. trus si fiaz punya ciri khas ga?</p>
<p>Ulfah : Kalo saya menilai blog fiaz ituh lebih ke kegiatan sehari-hari, semacam pengganti buku dyari. Aktip banget euy posting nya, produktip sekalee. Jadi kebayang, kalo sudah 5 tahun yang akan datang trus ingin melihat kejadian 10 tahun yang lalu tinggal searching tulisan lama, pasti kompliiiit, dan mesti bakal ngakakGulingGuling sendiri baca tulisanmu. Iyaaa kaaaan?? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<p>Alhamdulillah Investigasi sudah selesai, dan saatnya menanti hasilnya. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/538/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=538&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/04/30/bruder-fiaz-tanya-aye-jawab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c755338d13f117501ec6a74e491204c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ulfahuswatunhasanah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sms Romantis (AgakGakPentingTapiEnjoyIt)</title>
		<link>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/04/29/sms-romantis-agakgakpentingtapienjoyit/</link>
		<comments>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/04/29/sms-romantis-agakgakpentingtapienjoyit/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 14:00:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Urupa Chan</dc:creator>
				<category><![CDATA[tentang ku]]></category>
		<category><![CDATA[gak jelas]]></category>
		<category><![CDATA[geje]]></category>
		<category><![CDATA[iseng]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[sayang]]></category>
		<category><![CDATA[sms romantis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/?p=536</guid>
		<description><![CDATA[Hemmm, mendapat sms romantis sangat mendebarkan hati. Membuat senyum-senyum ku kembali merekah seperti biasanya (BorosSenyum). Selepas sholat isya’ ku langsung membuka hp ku yang berbunyi tanda sms masuk. Liat siapa yang mengsms langsung bersemangat cap cus ku buka. Dari orang yang kusayang ternyata. Bunyinya sangat romantis penuh spiritualis (apa maksudnya iini?? Heheee) Panggilan pertama Alloh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=536&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Hemmm, mendapat sms romantis sangat mendebarkan hati. Membuat senyum-senyum ku kembali merekah seperti biasanya (BorosSenyum). Selepas sholat isya’ ku langsung membuka hp ku yang berbunyi tanda sms masuk. Liat siapa yang mengsms langsung bersemangat cap cus ku buka. Dari orang yang kusayang ternyata. Bunyinya sangat romantis penuh spiritualis (apa maksudnya iini?? Heheee)</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-536"></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Panggilan pertama Alloh telah dikumandangkan..</p>
<p style="text-align:justify;">Yuks kita mendatangi Nya</p>
<p style="text-align:justify;">Fah, subhanalloh langite indah banget, ada banyak bintang trus bulan sabit yang seolah tersenyum, ditambah hembusan angin, menambah syahdu perjumpaan dengan Rabb kita</p>
<p style="text-align:justify;">Fah, semoga Alloh senantiasa menetapkan hati kita untuk tetap dir el Nya hingga panggilan Alloh yang ketiga ya..</p>
<p style="text-align:justify;">Sent : 26/04/2012 18:54:15</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Hemm, memang dia sungguh romantis spiritualis. Selain orangnya yang lembut, dia selalu mengingatkan hal-hal yang mendekatkan kepadaNya. Karena saat tu saya keburu keluar untuk melaksanakan tugas, maka saya tidak membalas langsung. Selepas itu saya siap-siapp menggunakan motor menuju tempat tujuan. Berhenti di lampu merah cukup lama. Kemudian ku memandang langit yang memang benar apa kata saudaraku itu. Sungguh indah, dengan hiasan bulan sabit seperti bulan di film “Sailormoon”. Dan benar, dia juga tersenyum kepadaku J.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah sampai tempat tujuan, sembari menunggu saya membalasnya tak kalah romantis</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Amin amin… semoga</p>
<p style="text-align:justify;">Iya, tadi aku jugak liat, bulan itu tersenyum juga kepadaku. Trus kubalas senyum saat berhenti di lampu merah sambil liat keatas. Moga-moga pada nggak liat, bisa-bisa salah sangka dikira salah satu penghuni RSJ ya. Amin.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Langsung dibales</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Wealaaah, , mugo-mugo pada gak liat fah. Kalo pada liat mesti pada mbatin “Ini Ayu ayu kok ****. Heheeee</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Dasar saya itu kalo membalas sms sering koya bin agak nyleneh. Dan sering kagak nyambung. Hahaaa. Tapi kalo urusannya serius saya bakal melebihi serius itu sendiri, bahkan bisa sampai seratusRius. Dan Serius Black dalam film Harry Potter pun kalah.</p>
<p style="text-align:justify;">Dueeeeng (Apa apaan ini??) <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Heheeee.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">CurcolSiangBolong@BoardingHouse</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/536/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ulfahuswatunhasanah.wordpress.com&#038;blog=21134062&#038;post=536&#038;subd=ulfahuswatunhasanah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/04/29/sms-romantis-agakgakpentingtapienjoyit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c755338d13f117501ec6a74e491204c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ulfahuswatunhasanah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
