Berkata memang mempunyai seni tersendiri. Dalam merangkai sebuah kata pada kalimat, pemilihan diksi, penggunaan intonasi dan nada bahasa, yang masing-masing orang akan mempunyai cirri khas. Beberapa orang bisa merangkai kalimat indah menjadi bentuk kata-kata yang berisi, penuh makna dan sangat mendalam.
Kekuatan kata pada budaya ‘Saling Menasehati’
Hikmah Silaturahim “Dan Tulang Rusuk Akan Mengenali Pemiliknya”
Hikmah dari silaturahim memang banyak ya kalau kita tak pernah malas untuk melakukannya. Menyambangi saudara kita yang mungkin lama tidak bertemu. Bertamu untuk sekedar menanyakan kabar dan bertukar cerita. Selain dapat pahala, ternyata ada bonus juga atas silaturahim, yaitu dapet suguhan, minimal dapat minum. Jadi kenyang deh. Hihiiiiiii. (Eiiits, tapi jangan ngarep lho ya)
Gomen Nasai… :)
Beberapa bulan ini hatiku agak tenang nan bahagia
. Heheee, masalahnya saya sudah putus hubungan dengan nyamuk. Loooh?? Heheee, mungkin itu salah satu faktor jugak, karena akhir2 ini memang banyak nyamuk.
Ulfah Sholihah
Di sini sunyi, tenang, menenangkan
Maka nikmat Tuhanmu manakah yang engkau dustakan
Dalam kesendirian terlintas wajah saudariku sholihah
Yang telah mengukir banyak hikmah
Dalam episode kehidupanku
Ulfah sholihah, ..
Ku selalu berharap engkau selalu menjadi sholihah
Ku menyayangimu mujahidah..
Kesepian dalam Keramaian
Muhasabah Diriku
09 April 1988 menurut akta lahir dan pengakuan keluargaku saya terlahir. Banyak orang menyebutnya sebagai hari ulang tahun ketika tanggal itu. Heheee, terus terang saja saya tidak pernah merayakannya. Toh umur saya bertambah tua, kenapa harus dirayakan ya??
bukannya tambah sedih?? Tapi gak juga dink, karena tua itu pasti dan dewasa itu adalah pilihan.
Banyak dari kita yang bertambah tua yang diikuti bertambahnya dewasa seseorang dalam menyikapi peristiwa yang menimpanya. Tapi banyak juga yang seiring bertambahnya usia, tapi cara berpikirnya masih saja tidak dewasa.
Menurut saya, dewasa itu tidak identik dengan kekanakan yang ada, bukan kalimat ‘Jika sikap childish itu masih ada maka bukan disebut dewasa’. Saya lebih mengartikan dewasa itu bagaimana kita bisa mengambil hikmah dari banyak kejadian yang menimpa kita. Banyak kejadian yang menimpa, baik kejadian manis, bahkan pahit sekalipun. Tertawa dan menangis adalah expresi dari efeknya. Tetapi yang terpenting adalah setelah itu, pelajaran apa yang bisa kita ambil menjadi kesimpulan.
Kebajikan vs Dosa
Bahagia itu pilihan
Karena menjadi diri ini dengan segala kenikmatan raga yang lengkap adalah kenikmatan. Mendapati diri ini dengan keindahan fisik adalah anugerah, inilah sebaik-baiknya rupa yang telah Alloh berikan pada kita. Dengan salah satu ucapan syukur atas anugerah sering kita ucapkan ketika bercermin dengan kalimat “Ya Alloh, sebagaimana engkau telah membaguskan rupaku, maka baguskanlah akhlaqku”. Satu kalimat pengharapan yang selalu kita minta untuk selalu berada di koridor ‘kebaikan’.
Menjadi bahagia?? Siapa yang tidak menginginkan itu semua?
Jangan buka KCP
Kalau di dunia perbankan, yang mengurusi uang uang dan uang itu ada lembaga yang mengurusinya, sebut saja yang sudah familiar ditelinga kita yaitu Bank. Bank yang sudah besar di pusat pasti akan membuka cabang di daerah-daerah yang lebih luas jangkauannya. Namaya KCP, kepanjangannya Kantor Cabang Pembantu.
KCP itu sangat membantu untuk meningkatkan asset perusahaan. Seiring dengan pembinaan SDM maka bertambah juga asset perusahaan tersebut. Tapi akan berbeda urusan jika ini terkait hati.





