Kenapa lebih suka munfarid?


Kenapa lebih suka munfarid?

Kapal itu bermuatan luas, seperti kapal pesiar yang luasnya dapat memuat berjuta-huta orang. Sebagian besar memang bapak-bapak dan ibu-ibu dengan kematangan berpikir, tetapi tak kalah banyak di kalangan pemuda dan pemudi dengan semangat mereka yang berkobar-kobar. Dan ada pula anak-anak yang pemberani.

Memang ada berbagai kelas dalam kapal tersebut, ada kelas eksekutif, menengah dan kelas biasa.  Tetapi anehnya, dalam berbaur mereka tidak memandang kelasnya, yang kelas eksekutif tak segan untuk bergabung dengan kelas menengah maupun biasa, mungkin karena mereka pernah mengalami keadaan yang sama dengan mereka.

Kapal itu sedang melakukan perjalanan yang panjang dengan tujuan yang satu.Adakalanya ombak besar menerjang membuat yang berada di kapal itu sedikit terguncang, kadang sampai membuat ramai yang berada didalamnya dan kadang hanya sebagian kecil saja yang merasakannya.Adakalanya badai yang disertai angina yang kencang sempat membuat penumpang merasa tidak nyaman, ada yang mematuhi hasil keputusan bersama dalam menghadapi badai tersebut. Tapi ada juga yang melangkah sendiri menentukan langkah tanpa memperhitungkan efeknya.

Hemm, tak ada yang sempurna memang. Ketika menuntut seseorang tanpa menuntut diri sendiri sama juga melakukan kebodohan yang nyata. Maaf itu kata untuk diriku sendiri.

Jika sudah berkomitmen untuk berlayar bersama, maka kita berurusan dengan orang banyak. Banyak karekteristik, banyak tingkah laku. Mungkin sebagian tidak kita sukai, dan membuat kita sakit.
Maka bencilah kesalahannya, dan jangan benci orangnya.

Yah, itu yang sdang berusaha kulakukan untuk selalu berkhusnudhon diatas kesalahan dan pikiran miring terhadap kita. Semoga ku bisa lulus dalam ujian ini..

Seperti yang telah kutulis dalam status di FB,

“Ukhuwah ini hanya bisa ku dapatkan disini, di kapal T ini, dan tidak akan kudapatkan di kapal-kapal lain.

dan hanya ukhuwah karena Alloh ini yang memberiku kekuatan untuk mengambil keputusan, Yes I do with U.

apapun resikonya… “

kapal T ini adalah Tarbiyah, bukan kapal Titanic lho ya, hehe..

yah, semoga ukhuwah ini tetap terjalin. Menjadi apapun dirimu saudaraku, kau akan tetap menjadai saudaraku, tidak hilang dari hati..

salam ukhuwah

Ulfah Uswatun Hasanah

03 Oktober 2011

 

 

 

3 thoughts on “Kenapa lebih suka munfarid?

Maturnuwun kagem panjenengan ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s