I just Wanna Free Like a Water


Ibarat air yang sudah wayu
Dingin yang kuat
Semakin lama semakin menusuk kulit

Ingin seperti air terjun yang mengalir dengan irama dan alunan yang gemericik cantik
Tak mengganggu air di sumur

Tak mengganggu air di laut
Tak mengganggu air di danau
Hanya saja akan berpengaruh pada lajunya sungai yang dibawahnya

 Sama-sama air, mungkin sumbernya yang berbeda karena tiap daerah akan berbeda pula yang dihasilkan
Sama-sama penyebutannya, tetapi mungkin berbeda pula pemanfaatannya
Biarkanlah air itu mengalir sekehendak ia mau
Selama masih dalam koridor

Seceria air itu jatuh keatas

 Jangan ditahan karena pasti akan meloncat terpercik tak terarah

Sebermanfaat air itu dengan kecepatan ke bawah oleh tarikan gravitasi
Setulus air seperti beningnya air itu

Bersih walau jalannya penuh lumpur

Kadang tertimpa batu, kerikil dan pasir
Tapi tetap mengalir ke muaranya
Biarlah tetap mengalir seperti adanya

Karena air yang terbendung hanya akan mengotori
Tak bermanfaat, jenuh, membosankan

15 thoughts on “I just Wanna Free Like a Water

  1. kemudian air-air itu akan bercampur lumpur dan semakin jauh kotor,
    menjadi bagian kehidupan yang tidak akan pernah di lirik,
    hanya akan ada 2 pilihan yang tersisa,
    mengalir, atau sampai nanti tetap akan kotor.

    hehehe maff maff maen lanjut-lanjut aja… hihihi

Maturnuwun kagem panjenengan ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s