Al Muzzammil


Saya suka sekali surat ini. Semua surat dari surat cinta ini memang kusuka, tapi ketika mendengar murotal Al muzammil dari Ahmad Saud saya terpesona akan penghayatan yang menyalurkan energy dahsyat itu ke telinga saya dan merambat ke seluruh inchi dalam tubuh saya.

Surat ke 73 yang merupakan surat makkiyah, dan surat  ini hanya terdiri dari 20 ayat. Satu lembar plus tujuh baris membuatku tergiur untuk segera menghapalkan. Hahaaa, dasar pemalas. Sudah hampir seperempat abad masih saja sedikit saja hafalan saya. Saya jadi ngiri dengan anak-anak jaman sekarang. Kelas satu saja sudah hafal an Naba’. Perasaan dulu kelas satu SD baru bisa baca “ini ibu budi”??! (krik krik krik)

Dalam surat Al muzzammil ini lebih pengingatan kepada kita untuk lebih rajin bangun malam, dan pengingatan hari pembalasan. Saya ndak bermaksud menafsirkan lho ya. Tapi setidaknya itu yang saya tangkap dari terjemahannya. Walaupun tiap mushaf tidak akan sama persis di tiap katanya, tapi intinya hampir semua sama.

Maka izinkan saya untuk menuliskan artinya ayat 1-9 dari mushaf Sahmalnour yang didalamnya ada pembahasan tentang shalat malam.

  1.     Wahai orang yang berselimut (Muhammad)
  2.     Bangunlah (untuk shalat) pada malam hari, kecuali sebagian kecil.
  3.     (Yaitu) separuhnya atau kurang sedikit dari itu
  4.     Atau lebih dari (seperdua) itu, dan bacalah AlQur’an itu dengan perlahan-lahan
  5.     Sesungguhnya Kami akan meurunkan perkataan yang berat kepadamu
  6.     Sungguh, bangun malam itu lebih kuat (mengisi jiwa); dan (bacaan di waktu itu) lebih berkesan.
  7.     Sesungguhnya pada siang hari engkau sangat sibuk dengan urusan yang panjang
  8.     Dan sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadahlah kepada Nya dengan sepenuh hati
  9.     Dialah Tuhan timur dan barat, tidak ada tuhan selain Dia, maka jadikanlah Dia sebagai pelindung

Hemm, bangun malam memang pilihan ya? Memang lebih enak merapatkan selimut tebal kita disaat dingin mulai menjalar di sepertiga malam itu. Pada mulanya memang sholat malam itu diwajibkan, tapi setelah turun ayat ke 20 sholat malam itu menjadi sunnah.

Bangun malam itu adalah urusan kita dengan Dia. Diasaat ada niatan dalam diri, maka tanpa bantuan alarm dari HP, secara otomatis kita akan terbangun. Tapi ketika kita tidak berniat sebelum tidur untuk bangun pagi, bahkan dengan sepuluh alarm kita tak akan terbangun. Ya mungkin bangun sih, tapi yang dilakukannya adalah mematikan alarm dan kembali memingsankan diri di kasur yang empuk dan njingkrung mlingker terbalut selimut nyamannya. (Hihiiii, pengalaman pribadi)😀

Jadi teringat seorang adik tingkat yang kalau diliat dari penampilannya tuh keren abis, layaknya seniman dengan topi bundarnya yang khas. Geniusnya luar biasa di bidang sipil, tapi kalau tampilannya tak begitu meyakinkan kalau dia itu genius. Yang lebih luar biasa, dia sering bangun pagi untuk sholat malem guys.. Kok bisa tau?? Jangan-jangan berhubungan gelap ya? Yeee, ngawur, kagak lah, punya nope nya aje kagak. Banyaknya media yang bisa mengakses informasi siapapun, kapanpun dan dimanapun sob..😀

Saya suka sekali kalimat ini “Sungguh, bangun malam itu lebih kuat (mengisi jiwa)”. Dan diyakini bahwa banyak manfaat sholat malam salah satu diantaranya bisa mempertajam basiroh, wallahu’alam. Menurut saya sholat malam itu ya diniatkan untuk mendekatkan diri pada Nya saja, bukan dengan tujuan lain-lain. Nah lain jika badan sehat, otak lebih cerdas, dan wajah lebih berseri dan cantik en ganteng itu adalah efek samping dari sholat malem itu. Jadi tetap titik utama itu berada di niat. Niat ketika dan ketika, perkara mendapatkan efek samping itu bukanlah urusan yang harus kita pikirkan.😀

Mengayati tiap detik di keheningan malam, sambil bercerita, dan tak terasa air itu mengalir dipipi. Entah itu pria atau wanita.

Ingin lebih dekat, lebih dekat, dan lebih dekat lagi.

Dan sedikit link terkait tafsir muzzammil bisa dibuka disini.

2 thoughts on “Al Muzzammil

  1. yang paling seru adalah ketika uda niat “pokoknya nanti malam harus sholat lail!!!!!”, begitu alarm bunyi : refleks pencet “snooze”,… lima menit kemudian bunyi lagi lalu pencet “snooze” lagi, begitu seterusnya sampai subuh,…😆

Maturnuwun kagem panjenengan ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s