Pena telah terangkat dan Lembaran Tulisan Telah Kering


Pena telah terangkat dan Lembaran Tulisan Telah Kering

Ibnu Abbas RA berkata :

“Pada satu hari aku berada di belakang Nabi Muhammad SAW, maka beliau bersabda : Wahai anak, sesungguhnya aku akan mengajarimu beberapa kalimat, jagalah baik-baik (agama dan perintah) Alloh niscaya Dia akan memeliharamu.

Jagalah baik-baik (agama dan perintah) Alloh niscaya kamu akan menemukan Dia (menuntunmu) di muka.

Apabila kamu meminta pertolongan, mohonlah pertolongan itu dari Alloh.

Ketahuilah bahwa umat ini sekiranya mereka berhimpun padu untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat bagimu, pastilah mereka tidak akan mampu memberikannya kecuali sesuatu yang telah ditentukan oleh Alloh padamu.

Dan jika mereka berhimpun padu untuk memberikan sesuatu yang berbahaya kepadamu, pastilah mereka tidak akan mampu mendatangkan kecuali sesuatu yang telah ditentukan oleh Alloh kepadamu.

Pena sudah terangkat dan lembaran tulisan sudah kering”

(HR. Tirmidzi)

Dalam bahasa saya, saya mengartikan kedalam hal yang lebih simple yang kuhubungkan dengan takdir jodoh “Seribu tangan yang mencoba untuk membantu menyatukan mereka jika dia bukan jodohnya, maka tidak akan dipersatukan oleh Alloh. Dan jika ada seribu tangan menghalangi mereka untuk disatukan, jika mereka berjodoh maka tidak ada yang bisa berbuat apapun atas kuasa-Nya”.

“Dan pada sisi Alloh lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)” (Qs. Al An’am : 59)

Dalam bahasa saya, saya lebih sering menyebutnya “Ra ono rigoling godhong kajobo kersaning Gusti Alloh”

Terus terang saya terinspirasi dari tulisan pak Yudhi Herlambang dalam bab ini. Dalam tulisan itu beliau menuliskan

“ Sedemikian dahsyat dan melekatnya pengawasan Alloh terhadap makhluk-Nya, tapi kita masih saja berpikir keras bagaimana mengkhianati-Nya tanpa ketahuan. Memang manusia itu menakjubkan, kadang kegigihannya berbuat maksiat melebihi semangatnya beribadah”, Naudzubillah

Maturnuwun kagem panjenengan ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s