Aduhai Negriku… Indonesiaku


Terdampar di tanah yang subur
Disana tumbuh berbagai tanaman
Selalu memberikan kesejukan
Karena pasokan oksigen itu begitu banyaknya
Paru-paru dunia. Orang menyebutnya kebanyakan.

Tiba-tiba tanah itu mengering. Sungguh dahsyat
Mengerikan sekali kondisinya. Seperti terbakar habis
Darah. Ya, darah itu menetes dari tubuh nya
Seperti pewarna pakaian yang langsung saja mewarnai pakaian putihnya
Anyir. Baunya sungguh membuat lutut ini bergetar.
Seperti pawai, beramai-ramai bangga dengan senjata tajamnya. Saling membunuh!
Akhlak macam apa yang akan terbentuk untuk rakyatmu negeriku..

Aduhai…
Aku harus kemana?
Sedangkan aku seorang yang sangat takut kekerasan
Bahkan suara teriakan cukup membuat ciut hatiku

Aduhai, negriku.. negriku..
Kemanakah aku mendapatkan kedamaian seperti anggapan orang terdahulu  tentangmu Negeri yang Ramah

Negeriku … Indonesiaku…
Kenapa banya sekali yang tidak sesuai dengan kasat mata penduduk mu disini negriku
Orang jahat begitu terlihat baik dan kenapa orang baik disangka jahat

Pemimpinku pemimpinku..
Muhammad salAllahu alayhi wasallam adalah teladannya para teladan
Teringat akan kisahnya yang sangat zuhud dalam memimpin rakyatnya yang tak mau membebani rakyatnya. Ketika Umar bin khatab mengetahuinya bahwa batu lah yang mengganjal perutnya untuk menahan laparnya. Ya, itulah akhlak beliau.

Pemimpinku, pemimpinku..
Kemana lagi harus menitipkan secuil kepercayaan ini padamu? Jika masih saja banyak yang berlaku curang.
Membohongi uang rakyat hanya untuk menyenangkan hati. Berlibur ke luar negeri membawa istri. Sehingga membuat bingung para mahasiswa jerman kala itu.

Mereka bingung, sehingga mereka sang pemberani itu menyampaikan pesan kepadamu bahwa ‘mereka menolak kedatanganmu pemimpinku yang duduk di kursi mewah’.

Aaaah…
Apakah  sama di Negegi Para Bedebah itu??
Aku bingung, kemanakah harus menitipkan barang secuil saja…

 

 

 

53 thoughts on “Aduhai Negriku… Indonesiaku

  1. “Indonesia negeri yg ramah ?peace n without violence?”

    Ramah dari mana ?
    Liat aja baju tradisional khas masing2 daerah di negeri ini ,pasti terselip “senjata khas” daerah masing2 kan? :p

    Hal kek gitu udah cukup jadi gambaran belum😀

    • Itu kata nenek moyang kan kek gitu. Indonesia itu negeri yang ramah. Mungkin sak Indonesia kayak aku bisa dikatan ramah, cos saya punya senyuman maut. Senyum yang dol. ahahaay😀

    • Bagaimanapun juga Indonesia tetap negeri kita ya pak.. Sepertinya bapak-ibu dewan yang terhormat juga orang yang sangat berpendidikan, jadi secara ilmu mereka pintar, sangat pintar. Tapi kadang pintarnya tidak berkeTuhanan. Tidak semua memang, setidaknya masih ada juga yang masih menganggap Tuhan itu ada.

    • Iya nih, celurit biasanya kan hanya ada di desa-desa. dipakai untuk ambil rumput buat hewan ternak..
      Jadi judul yang tepat adalah “celurit yang nyasar” .. hihiiiiiiii

    • iya pak, siapa lagi yang akan mengganti generasi mereka? Generasi mereka akan lengser, tinggal bagaimana dari generasi baru ini kita bentuk akhlak yang baik. Yang masih menganggap Tuhan itu ada.. bukannya menuhankan diri..

Maturnuwun kagem panjenengan ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s