Bidadari Hitam manis


Rasulullah SAW seringkali menceritakan kepada para sahabatnya mengenai perjalannya mi’raj menghadap Allah SWT. Dalam perjalanan itu Rasululloh SAW diperlihatkan taman-taman syurga. Rasululloh melihat ada beberapa bidadari yang sedang bercengkerama. Tapi ada satu bidadari yang lain dari yang lain. Bidadari itu seperti pemalu sekali, menyendiri dari bidadari yang lain. Bertanyalah Rosululloh kepada malaikat jibril. “Wahai jibril, kenapa bidadari ini terlihat berbeda dengan bidadari lain yang sedang bercengkerama? Dan bidadari itu seperti pemalu sekali. siapakah dia?”. Dia adalah bidadari untuk sahabatmu, Umar bin Khatab r.a.

Pernah terbayang gambaran bidadari yang berbeda dari yang lain di dalam lintasan Umar r.a suatu waktu. Wajahnya berkulit hitam manis, dahinya tinggi, kelopak mata atasnya berwarna merah dan kelopak bawahnya berwarna biru, dan dia nampak sangat pemalu. Karena Umar bin khatab adalah orang yang sangat bertakwa kepada Allah SWT. Oleh sebab itu, Allah SWT menjadikan seorang bidadari untuknya sesuai dengan apa yang dikehendaki hatinya.”

Suatu hari Umar bin khatab bertanya kepada Rasululloh “Ya Rosululloh, aku telah mempelajari surah Al Baqarah selama 10 tahun, apakah perilakuku keseharian sudah mencerminkan dari surah Al Baqarah tersebut ya Rasullah? Jikalau belum aku tidak akan melanjutkan untuk mempelajari surah selanjutnya sebelum surah Al baqarah ini benar-benar menjadi cerminan dalam bertindak sehari-hari” Rasulullah SAW menjawab, “Sudah!”

Keislaman Umar bin Khatab merupakan kekuatan baru bagi kaum muslimin saat itu. Ibadah yang dulunya dilakukan sembunyi-sembunyi mulai dilakukan secara terang-terangan. Sejak itulah mereka berani sholat dan thowaf di ka’bah secara terang-terangan.

Jadi, mau langsung dikabulkan permintaan oleh Allah SWT? Menginginkan bidadari-bidadari syurga yang cantik jelita? (Tapi lebih utama bidadari syurga dari dunia lho😀, karena bidadari dunia melakukan sholat). Maka dari itu, marilah kita bertaqwa kepada Allah.

Ummu Salamah bertanya, “Ya Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari bermata jeli?

Rasulullah saw menjawab, “Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari seperti kelebihan apa yang nampak dari apa yang tidak terlihat.”
Ummu Salamah bertanya, “Mengapa wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari?”

Rasulullah saw menjawab, “Karena sholat mereka, puasa mereka dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan:
cahaya di wajah mereka
Tubuh mereka adalah kain sutera
Kulitnya putih Bersih
Pakaianya berwarna hijau
Perhiasannya kekuningan
Sanggulnya mutiara
Dan sisirnya terbuat dari emas.

Sumber : kisah teladan yang di dengar dari radio Solo edisi 05 Desember 2012

22 thoughts on “Bidadari Hitam manis

Maturnuwun kagem panjenengan ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s