Ceracauku


Entah ketakutan semacam apa yang kupelihara
Jika ku mengingatnya seperti mata yang terkena gesekan benda asing
Kecil. Tapi justru itu yang membuat pedih

Terkadang tertawa bersama katak yang kegirangan selepas hujan tadi sore
Terkadang terdiam hingga terdengar derikan jangkrik yang nyaring
Cahaya itu berpendar sangat indah
Menyinari seluruh yang berada dibawahnya, terkecuali aku yang sedang asyik menyendiri
Entah kenapa aku lebih suka bersembunyi dibalik gubukku
Masih akrab dengan bintang gemintang dimalam hari
Menikmati separuh kecantikan bulan, dan cukup mengerti sisi gelap bulan yang tersembunyi

Aaah, apa yang kutunggu?
Berkali-kali dorongan tak membangkitkan semangat untuk segera beranjak
Menunggu motivasi?
Sedangkan motivator yang efektif adalah diriku sendiri
Menunggu inspirasi?
Aah lupakan. Bahkan sudah banyak yang menjadi referensi

Jam tiga sudah lewat
Sekarang jam empat, sebelum jamĀ  lima sore aku harus sudah beranjak