Pesona fisik, jiwa, akal dan ruh


Hujan siang ini sudah tidak sabar untuk bertemu dengan tanah. Berdebam membentuk wewangian khas yang disuka banyak orang. Tapi antara aku dan kamu sepertinya masih mau melanjutkan pembicaraan penting kita ini. Tentang urusan masa depan.

“Ah, kau enak sekali uswah, sekali kau buat proposal pasti langsung di ACC. Mungkin banyak sekali yang mengantri.”

“Apa, kau kata wi?” Hahaaaa ku tepuk pundak kanannya seraya teratawa agak terkekeh. “Apa yang kau maksud tadi? “

Satu persatu hujan mulai turun melembut. Begitu ringan, bahkan hampir tak terdengar.

“Masalah jodoh bukan karena fisik. Yang cantik atau ganteng dapat jodoh dengan mudahnya.Bukan juga masalah kaya atau miskin. Dan yang jelas, ini tak sama dengan putaran lotere yang marak dibicarakan bapak-bapak penghuni pos kamling pojokan desaku itu wik. Bukan sama sekali. Jika kau Tanya apa penyebab cepat lambatnya jodoh itu datang, aku pun tak bisa menjawabnya. Mungkin Allah masih suka cara kita berdoa, atau bisa saja ada yang bermasalah dengan diri kita”.

Bahkan ketika kau memiliki semua pesona fisik, jiwa, akal dan ruh, cintamu bukan saja mungkin tertolak dan kau terluka di bawah hukum keserasaan dan keserasian. Lebih dari itu, kau juga tidak bebas dari problematika kehidupan cinta dan asmara seperti yang dialami orang-orang biasa. (Anis Matta)

Klaten, 15 Desember 2012

3 thoughts on “Pesona fisik, jiwa, akal dan ruh

Maturnuwun kagem panjenengan ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s