Wanita, berhijablah..


“Kau makin cantik saja han, orang-orang diluar pada sibuk membukanya dengan berbagai pakaian yang menarik hati tapi kau menutupnya. Itu  saja masih terlihat cantik. Entahlah, cantikmu berbeda dengan wanita lain yang mengumbar paha dan dadanya itu” kata dewi dengan mulut masih menempel pada sedotan yang penuh dengan juz strawberrynya sambil memainkan Rambut  panjang dan bergelombangnya.

“Wah, berarti aku  gagal dalam memberikan paradigma tentang berhijab kepada orang lain. Aku berhijab bukan karena ingin cantik, tetapi ingin menjadi wanita sholihah. Kau sendiri, kenapa masih belum mau memakai jilbab hunny? Bukankah semua kakakmu memakainya? Apa yang kau tunggu?”

“Nunggu hidayah han, nunggu insyap”

“ Kau tau wik? HIdayah itu bukan ditunggu. Jemputlah hidayahmu sendiri”

Jika hidayah adalah cahaya, maka hati adalah ruangan. Cahaya tidak dapat masuk ke dalan ruangan kalau jendelanya tertutup. Apa yang menjadi jendela? Pikiranmu.
Buka jendela, siapkan ruangan, siapkan diri dan cahaya akan masuk. Insya Allah…
Buka pikiran, siapkan hati, siapkan diri dan hidayah akan menerangimu. Insya Allah…

Pikiran itu bisa dari membaca al qur’an, membaca buku agama, mendengar ceramah, membaca motivasi agama, mendengar nasehat yang baik dan bergaul dengan orang sholeh.

Allah Subhana Wata’ala berfirman:
”Wahai umat manusia! Sesungguhnya telah datang kepada kamu Al-Quran yang menjadi nasihat pengajaran dari Tuhan kamu, dan yang menjadi penawar bagi penyakit-penyak it batin yang ada di dalam dada kamu, dan juga menjadi hidayah petunjuk untuk keselamatan, serta membawa rahmat bagi orang-orang yang beriman.”(QS. Yunus: 57)

Jadi hidayah itu Insya Allah menujumu jika kau menjemputnya dengan membaca al qur’an, baca terjemahannya kalau bisa sekalian tafsirnya dan amalkan.

Oke sholehah?
Ingat dong Surat Al Ahzab ayat 59 dan An Nuur ayat 31.

Yuk… Tutup aurat bukan Balut aurat.
Jadilah muslimah cerdas sholehah. Kerudung & Jilbab itu bukan Fashion, bukan modis, bukan style. Itu adalah pakaian terbaik yang Allah Subhana Wata’ala perintahkan kepada kita kaum wanita.

37 thoughts on “Wanita, berhijablah..

  1. “Ya Allah berikanlah taufik, hidayah dan inayah-Mu .
    Bukakan hati2 yang masih tertutup.
    Maka tuntun kami agar selalu bersyukur dan istiqamah di jalan-Mu.

    Rabb,
    lindungilah kami.
    Sesungguhnya kami berlindung kepadamu dari hati yang keras membatu.
    Kami berlindung kepada-Mu dari hati yang condong pada kesesatan setelah Kau beri kami hidayah…
    amin ya rabbal’alamin”

  2. Dalam penilaian saya, yg menggunakan jilbab sesuai syar’i itu tingkat kepercayaan dirinya lebih besar daripada yang lainnya yang ingin tampil modis.
    Maka ketika saya mewawancarai para calon karyawan, secara at glance saya sudah dapat pandangan, meski kemudian harus dibuktikan dg hasil tes psikologi.

    • pak iwan yang banyak pengalaman dalam wawancara mungkin lebih mahfum dengan yang berada di lapangan. Biasanya yang berhijab itu juga seorang aktivis kan pak. ya, memang tidak semuanya seperti itu, tapi kebanyakan para aktivis itu retotikanya bagus. Dan semoga teknisnya juga bagus di lapangan🙂

  3. Alhamdulillah, sekarang muncul jilbab gaul, satu sisi yang harus juga kita bersyukur daripada tidak berjilbab, tidak berkerudung dan buka-bukaan. Sekarang adalah giliranmu saudaraku yang berhijab benar untuk mempesona mereka dengan pribadi yang berkilau.

    • Bagi yang faham memang perlu diluruskan ya mbak ya, heheee..
      Sekarang banyak juga hijaber besar yang memodif jilbabnya. Tapi pendapat saya pribadi, saya kurang nyaman saja. Asal rapi, sedap dipandang, bersih dan tidak berbau itu sudah mangstab.

      Tapi alhamdulillah mbak, dengan adanya mereka’ jilbab trendy’ jilbab tidak dianggap kuno lagi. MInimal sudah mau berhijab. Tapi ya ituu, sanjange pak genthuk itu menjadi PR kita untuk mengubah paradigma dengan kilauan kita bertingkah😀

      • Rasulullah bersabda:
        “Dua golongan dari ahli neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu: “suatu kaum yang memiliki cambuk, seperti ekor sapi untuk memukul manusia, dan para wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggaklenggok (jalannya), mengajarkan wanita berlenggaklenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, wanita seperti ini tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium wanginya, walaupun wanginya tercium selama perjalanan ini dan ini (jauhnya)” (HR. Muslim).

Maturnuwun kagem panjenengan ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s