Batu Tercantik Milikmu


Jangan cemaskan ia. Ia masih baik-baik saja dengan doa yang kau lantunkan di tiap sujudmu. Percayalah kepada Tuhanmu, karena ia takkan salah dalam membuatkan peta kehidupanmu.

Kau sangat tidak keren sekali jika kau masih akrab dengan rasa itu. Bukankah kau sudah berpesan kepadaku berkali-kali mengenai hal itu?

Jangan coba kau hilangkan, mungkin hal itu akan semakin menguat. Menggerogotimu secara perlahan. Berdamailah dengannya. Tersenyumlah dengan segala gemuruh yang menggerutu di dadamu. Aku tau bagaimana rasanya karena aku juga mengalaminya, dulu. Kau tau itu.

Di sudut lain di kota kecil

Ah, lumut hijau yang menempel di batu hanya akan melumat sang batu. Tapi tidak, lumut hijau itu takkan dibiarkan begitu saja mengikis sang batu secara perlahan. Merawatnya dari cuaca yang tak menentu akan melindungi pesona batu itu. Sang batu diberikan sebuah peneduh dari atas dan pelindung di sampingnya. Ah mungkin bentuknya seperti gardu pos di kampungmu. Batu itu berwarna hitam, halus dengan sedikit pori, ah sungguh cantik. Karena sang batu berusaha keras untuk menjaga dirinya dari amukan cuaca yang tak bersahabat.

Aisyah, entah dimanakah aisyahmu sekarang. Yang pastinya dia juga sedang menunggumu. Jangan! jangan kau ambil dengan jalan becek yang membuatmu kotor. Sabarlah menunggu sampai jalan itu layak untuk kau lewati. Berjalan dengan anggun, dan raih ia dengan senyum terkerenmu.

Berlarilah sekencang seperti biasanya. Tebarkan senyum mu sampai ke relung-relung gang sempit yang tak kau capai dengan tanganmu. Meloncatlah sampai kau mampu menyentuh langit, walau nyatanya hanya langit-langit rumah yang hanya bisa kau sentuh. Dan yakinlah kepada Tuhanmu dengan penuh kekuatan yang kau miliki , kelak batu cantik itu akan menjadi milikmu.

Pesan untuk seseorang

Klaten, 29 Desember 2012

19 thoughts on “Batu Tercantik Milikmu

  1. apa ya maksudnya mbak?? sepertinya dalem banget..
    untuk seseorang yang tidak berani ditemui ya?

    *) terus berfikir, sambil duduk di atas batu dan kedua tangan menopang dagu dengan baju biru yang baru dibeli di hari rabu minggu lalu..
    kabarnya sebentar lagi tahun baru..
    entahlah..:mrgreen:

Maturnuwun kagem panjenengan ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s