Ketika masalah menyapa wanita dan laki-laki


Dalam diam ternyata dia menyimpan kegelisahannya sendiri. Jelas-jelas dia baru saja menghubungiku, tetapi kenapa aku tak tahu dia sama sekali? Ah, ternyata aku belum menjadi saudara yang terbaik untuknya.

Tak ada seorangpun manusia yang tidak dihampiri yang namanya masalah. Kadang ia datang tak kenal waktu, tak mengerti kondisi sang pemilik hati. Apakah sedang senang ataukah sedang memang sudah terpuruk.

Ketika masalah itu menyapa. Reaksi masing-masing orang berbeda. Dalam pengamatan saya, reaksi yang timbul antara wanita dan laki-laki itu berbeda. Si wanita akan berkata “Hey, dengarkan! aku mempunyai masalah bla bla bla, tolong dengarkan. Aku hanya ingin meluapkan apa yang ada diotak saja”. Pada dasarnya memang wanita ingin didengarkan. Namun lain hal dengan laki-laki. Dia berkata “Aku tidak akan bercerita sebelum permasalahan itu selesai kutangani, itupun jika kau bertanya”.

Mungkin itu masalah perbedaan ego atau seperti apa. Aku pun kurang faham kenapa laki-laki itu lebih bisa menyimpan permasalahnnya sendiri. Namun tak jarang juga saya menemukan laki-laki yang doyan bercerita tentang permasalahannya.

Di sisi yang lain, saya banyak mendengar tentang ‘Goa Laki-laki’, dimana goa ini tidak bisa dimasuki oleh orang lain, termasuk istrinya sendiri. Dalam shiroh yang tersampaikan kepada saya Rosululloh pernah mengalami semacam  ini

Pada usia 40 tahun, Muhammad telah menerima wahyu yang pertama dan diangkat sebagai nabi sekelian alam. Ketika itu, baginda berada di Gua Hira’ dan sentiasa merenung dalam kesunyian,memikirkan nasib umat manusia pada zaman itu. Maka datanglah Malaikat Jibril menyapa dan menyuruhnya membaca ayat quran yang pertama diturunkan kepada Muhammad.

“Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang menciptakan” (Al-’Alaq, 96: 1)

Rasulullah pulang dengan penuh  rasa gementar lalu diselimuti oleh Khadijah.

Al-HARIS bin Hisyam telah bertanya kepada Rasulullah: “Ya Rasulullah, bagaimana wahyu itu mendatangi kamu”? Maka berkata Rasulullah: “Kadangkala wahyu itu mendatangi saya seperti dengungan loceng, dan ia adalah yang paling berat ke atas saya, maka apabila wahyu itu putus daripada saya, dan saya telah ingat daripadanya apa yang dia katakan. Dan kadangkala malaikat hadir menyerupakan dirinya sebagai seorang lelaki, maka dia berkata-kata kepada saya, dan saya ingat apa yang dia katakan.”

Ketika Rosul mengalami itu, Rosul langsung meminta istrinya Siti Khadijah untuk menyelimutinya. Kemudian setelah hatinya tenang, Rasululloh pun bercerita kepada Khadijah tentang hal yang menimpa beliau.

Ketidaktahuan seseorang yang tidak tanggap situasi memang hanya akan memperparah keadaan. Ketika suatu hal terjadi kepada laki-laki, maka ia akan mencoba untuk menenangkan diri sendiri, tanpa wanitanya terlibat didalamnya. Jika sedang seperti ini, luncuran pertanyaan hanya akan membuat tambah stress.

Memberikan ruang waktu, meluaskan fikiran, berikan ketenangan, dan tinggalkan dia sendiri itu mungkin langkah yang tepat. Perlu pengkomunikasian dua arah memang, tetapi jika tidak ada pengkomunikasian maka kita pun juga harus tanggap.

Setidaknya ini beberapa catatan tentang perbedaan antara wanita dan laki-laki. Ada benyak sekali perbedaan tentang cara berkomunikasi antar keduanya. Jika pernah membaca buku Men Are from Mars, Women Are from Venus” mungkin sedikit faham tentang hal ini. Atau tentang buku Barakallah Merayakan Cinta by Salim A Fillah itu juga mengulas sedikit tentang perbedaan komunikasi ini.

Yah, selamat belajar. Banyak orang yang perlu kita pelajari karakter agar kehidupan kita harmonis. Berbahagia hidup rukun dengan saudara-saudara kita, keluarga, dan sahabat kita.

Jadi, ketika masalah itu datang padamu apa yang kau lakukan? Baik laki-laki maupun wanita..

Klaten, 04 Januari 2013

37 thoughts on “Ketika masalah menyapa wanita dan laki-laki

  1. kyaknya untuk beginian tu madal hayah deh…tak ada kata berhenti belajar sepanjang Allah memberikan kita usia…nyatanya sejak usia 20 th saya sudah “merasa” banyak belajar…ee…sekarang 29 th menikah 3 tahun ternyata masih sangat2 banyak yang perlu saya pelajari, tidak hanya masalah psikologi suami istri saja…tapi semuanya….byuh3….jadikan kami istri dan ibu yang sholihah ya Rabb aamiin

  2. Jadi, ketika masalah itu datang padamu apa yang kau lakukan? Baik laki-laki maupun wanita..
    mungkin aku akan sabar sambil mencari cara mengatasinya…

  3. laki-laki itu adalah pejuang keluarga, pahlawan istri anak dan ibunya, bila ia mengungkapkan masalahnya ia mengira bahwa dirinya lemah, tak berguna, itu tidak boleh terjadi…. dalam dunia laki-laki

  4. menjawab pertanyaanya…

    setiap kali punya masalah saya selalu membicarakanya dengan istri…. kalau masih belum menemukan jalan keluarnya baru melibatkan keluarga…

  5. Seseorang yang telah dewasa bisa memahami perbedaan ini.
    Bulan lalu saya ada mengatakan perbedaan pola pikir dan tindakan antara pria dan wanita di sebuah status facebook milik teman wanita saya.
    Saya katakan, “Tidak semua yang ada di pikiran-mu (teman wanita) sama dengan apa yang ada di pikiran dia (sang laki-laki).🙂

  6. memang struktur otak laki-laki dan perempuan beda Mba. Perempuan biasanya bercerita hanya untuk mengeluarkan apa yang ada di pikiran, sementara kalo laki-laki udah mau cerita dia biasanya mencari solusi dari kawan bicaranya..😀

Maturnuwun kagem panjenengan ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s