Harta, Tahta, dan Wanita


Memang jaman sekarang sudah jamannya gilak-gilakkan. Bayangkan saja jika orang-orang di dunia ini sudah tidak malu lagi dengan maksiat . Gilak aje prit sumprit, mahasiswa sekarang makin pinter-pinter saja otaknya untuk mencari celah menghidupi kehidupannya yang katanya jauh dari orang tua. Dan yang lebih gila, Pejabat yang dihusung menjadi pemimpin itu yang terlibat didalamnya.

Kemaren sore prit, aku hanya bisa nyengoh ngowoh mendengar berita tentang “Syahwat” di pejabat kita. Di negeri kita ini prit. Waaah, jan edun tenan ki. Alisku bisa naik turun kayak gaya khasnya si Ge ini kalo pas lagi ngehost. Gak tau kepanjangannya apa Ge ini, apa mungkin Ganteng yak prit? Memang si, kalo saja aku masih SMP, aku gak bakalan mau nonton konser music,tapi akan kubela-belain nonton stand up comedy 3 kemarin malem prit. Bukan njerit-jerit manggil yang kontestannya prit, tapi manggil-manggil hostnya, ya si Ge itu. Eh, keceplosan deh prit:mrgreen:

Lanjut prit, yang menjadi nara sumber kemarin sore itu adalah mahasiswi dari jekardah prit. Pastinya sih cantik. Si doski dapet jatah uang jajan 5-10 juta. bayangpun, pegawe BUMN saja kalah sama gaji doski. Hmmm, *ngelus dada sendiri sambil ngebayangin segepok uang 10 juta tiap bulannya.

Tidak hanya tataran mahasiswa saja, tapi yang sudah berpredikat Wanita tuna susila itu ngincer jadi artis untuk menaikkan tarifnya. Bahkan mereka mau untuk tidak dibayar hanya untuk label ‘artis’ ini.

“Beda donk, jika yang dirasakan itu artis atau wanita biasa. Ada kepuasan tersendiri” kata seorang artis yang sudah tahu-menahu tentang seluk beluk di tataran pejabat ini.

harta-tahta-wanita

Astaghfirulloha’adzim…
Entah mau dibawa kemana akhlak dari seorang pemimpin di negeri kita ini jika perilakunya seperti itu. Menggunakan segala cara untuk memenuhi kepuasan syahwat semata, mengabaikan wanita yang sah untuknya. Lalu jika uang yang digunakan adalah uang rakyat? Mau dikata apa?

Fitnah dunia telah sedemikian hebatnya mengganas, menyerang dan menguasai pikiran mayoritas umat manusia. Fitnah itu mengkristal menjadi ideologi yang banyak dianut manusia, yaitu materialisme.

Rasulullah saw., pada 14 abad lalu telah memprediksinya dalam sebuah hadits yang terkenal disebut dengan hadits Wahn,”Hampir saja bangsa-bangsa mengepung kalian, sebagaimana orang lapar mengepung tempat makanan. Berkata seorang sahabat, “ Apakah karena kita sedikit pada saat itu ? Rasul saw. bersabda,” Bahkan kalian pada saat itu banyak, tetapi kalian seperti buih, seperti buih lautan. Allah akan mencabut dari hati musuh kalian rasa takut pada kalian. Dan Allah memasukkan ke dalam hati kalian Wahn. Berkata seorang sahabat,” Apakah Wahn itu wahai Rasulullah saw ? Rasul saw, bersabda, “Cinta dunia dan takut mati” (HR Abu Dawud)

Dunia dengan segala isinya adalah fitnah yang banyak menipu manusia. Dan Rasulullah saw., telah memberikan peringatan kepada umatnya dalam berbagai kesempatan, beliau bersabda dalam haditsnya:

Dari Abu Said Al-Khudri ra dari Nabi saw bersabda: ”Sesungguhnya dunia itu manis dan lezat, dan sesungguhnya Allah menitipkannya padamu, kemudian melihat bagaimana kamu menggunakannya. Maka hati-hatilah terhadap dunia dan hati-hatilah terhadap wanita, karena fitnah pertama yang menimpa bani Israel disebabkan wanita”(HR Muslim) (At-Taghaabun 14-15).

Dan benar kata asisten saya dulu, bahwa di proyek pembangunan di sipil banyak segala cara untuk meloloskan sebuah tender. Dari uang, jabatan maupun wanita. Entahlah, apakah di lini lain apakah masih juga sama atau caranya saja yang berbeda. hmmmm, dunia ini semakin abu-abu. Apakah kita akan bersembunyi saja dibalik masjid yang kita anggap nyaman?

Klaten, 11 Februari 2013

Sumber : idBlogNetwork

16 thoughts on “Harta, Tahta, dan Wanita

  1. Sabar dalam menjalankan perintahNYA secara kaffah dan Sabar dalam menghindari semua yg dilarangNYA…hasbunalloh wa ni’malwakil

  2. dulu para Sahabat tidak percaya bahwa umat Islam akan mudah terjangkit penyakit Wahn.. tetapi sekarang terbukti sabda Kanjeng Nabi tersebut menjadi kenyataan.

  3. iya bener tuh. pada gak percaya dan gak sabar kalo Allah udah menjamin rejekinya masing2. orang yang tersesat di hutan aja masih bisa nyari makanan sendiri asal mau berusaha bertahan hidup.

  4. Ada banyak godaan dan ujian bagi kita semua di zaman ini. Dan ya butuh benteng yang kuat untuk bertahan dari semua itu.

Maturnuwun kagem panjenengan ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s