Kutipan Habibie Ainun


Saya tidak bisa menjanjikan banyak hal. Saya tidak tahu apakah hidup kita di Jerman akan sulit atau tidak, apakah Ainun tetap bisa menjadi dokter atau tidak. Tapi yang jelas, saya akan menjadi suami yang terbaik untuk Ainun.

Aku pun tidak bisa menjanjikan kalau aku selalu jadi istri yang baik, tapi aku berjanji akan menemanimu ke manapun kamu pergi

Masa lalu saya adalah milik saya, masa lalu kamu adalah milik kamu, tapi masa depan adalah milik kita.

Mau ganteng atau tidak, kalau hatinya tidak satu frekuensi, bagaimana?

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya, dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

Kamu itu orang paling keras kepala dan paling sulit yang pernah aku kenal. Tapi jika aku harus mengulang hidupku, aku akan tetap memilih kamu.

Kebahagiaan dan kesedihan tergantung bagaimana kita menyikapinya!

Cinta dapat terlihat melalui teleskop, sedang cemburu hanya terlihat melalui mikroskop.

Tak perlu seseorang yang sempurna, cukup temukan orang yang selalu membuatmu bahagia & membuatmu berarti lebih dari siapapun.

Antara saya dan Ainun, adalah dua raga tetapi dalam satu jiwa.
Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku, selamat jalan, calon bidadari surgaku

21 thoughts on “Kutipan Habibie Ainun

Maturnuwun kagem panjenengan ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s