Alloh, peluk aku..


Seperti rajutan yg kembali terurai. Memulai dari nol. Kembali tertatih. Ah ini hanya tamparan ringan. Ku hanya memerlukan belaianNya saja seraya memohon ampun kepadaNya..
Astaghfirullohal’adzim, Ampuni hamba Ya Alloh…

Agaknya butuh waktu untuk menerima kenyataan. Waktu. Memang sungguh vital sekali. Ia yang mempersilahkan luka, tapi ia juga yang memberi kesempatan untuk mengobati.

Aku hanya ingin memiliki milikku saja, bukan merebut miliknya. Tapi sayang, aku pun tak tau yang mana milikku, dimana dia, dan seperti apa. Untuk saat ini sungguh ingin terlabuhkan. Dan selanjutnya akan aku warnai kanvas ini dengannya..

Alloh,peluk aku…