Bosan dengannya


Pagi hari makan,
siangnya makan,
dan malamnya ketemu juga dengan piring penuh dengan nasi itu
Bosan makan!!
Tapi, lapar…

Fajar menyingsing seperti biasanya, menghirup udara yang sejuk. Yap sama dengan kemarin. Tempat dan waktu yang sama. Surau masih sepi. Selimut-selimut semakin memanjakan wajah tanpa dosanya. Semakin lama mulai bosan dengan paginya. Tapi, jika aku tidak bertemu dengan fajar, artinya aku sudah di dunia lain.

Pagi ketemu dengannya, siangpun pergi dengannya, malamnya kutemui wajah itu lagi
Bosan denganmu
Tapi, aku butuh kamu…

Haha. Lucunya diriku ini. Bosan minum, tapi gelas yang kubanting. Tidak ada yang selah dengan gelas yang tak berdosa itu. Ini tentang kreativfitas menikmati hidup. Jika bosan bernafas, maka salahkan saja dirimu yang hanya menghirup udara di tempat dan kondisi yang sama.

Jika bosan dengan menulis, maka jangan robek kertas polos itu. Jangan hanya mengutuk kertas yang sama. Cobalah menulis di tempat yang berbeda, dengan gaya khasmu.

Hari ini aku bosan denganmu karena kau menyebalkan. Tapi aku tak akan berniat untuk mencari penggantimu. Akan kuganti posisiku untuk menikmati kecantikanmu itu

10 thoughts on “Bosan dengannya

  1. Salam kenal dari Eni
    Kalau mau ngisi kotak lebaran bisa dunk ya diisi dengan kripik jamur yang tanpa bahan pengawet. Sudah sehat, enak pulaπŸ˜‰

Maturnuwun kagem panjenengan ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s