Ramadhan Ceriaku 1434


Ramadhan 1432
Tahun 2011 sewaktu  masih di Solo. Malam i’tikaf dihabiskan untuk berkeliling di beberapa masjid. Masjid Nurul huda UNS ‘old appearance’. Now with the new look, I can’t go there this ramadhan. Masjid Agung Surakarta dengan air yang melimpah tak kalah asyiknya untuk tempat i’tikaf. Serta Masjid Fatimah yang cantik dan penuh dengan agenda yang rapih terstruktur. Do’a seorang bujangwati seperti ini “Jadikan ramadhan ini adalah ramadhan terakhirku melajang”. 

Ramadhan 1433
Tahun 2012. Complitely hijrah to Klaten. Beraktifitas di klaten. Mencoba mencari tempat i’tikaf di Klaten, hasilnya ‘Nihil’. Pada akhirnya hanya di akhir pekan saja bisa melancong ke jogja untuk wisata hati. “Masjid Apung UGM dan Maskam UGM”. Well, that was so awesome. Pengalaman yang mengesankan pergi kesana. Dan sepertinya ada tawa geli ketika bertemu di  di ramadhan 1433 ini dengan keadaan yang masih sama “Lajang”. Mengenaskan!:mrgreen: . Kau tau, tetap saja si cewek gaduh sok keren ini berdoa yang sama “Ya Alloh, jadikanlah ramadhan ini adalah ramadhan terakhirku melajang”. Yup, exactly! Same words to pray. Mungkin sedang kehabisan kata-kata untuk berdoa, ataukah sudah bener2 kepengin?😆

Ramadhan 1434
Tahun 2013. Puasa pertama jatuh sesuai dengan pemerintah yaitu tanggal 10 Juni 2013. Hari ini tepatnya adalah hari ke 14. Dan kau tau ada aib yang tersembunyi di dalamnya. Ah tak usah ku ceritakan disini. Namanya saja aib. Allah saja sudah menutupi kenapa harus kubuka sendiri? Ia hanya malu pada rembulan yang sudah hampir sempurna bulat, sedangkan targetannya masih saja tertinggal. heuuuu. Rencana berwisata hati? entahlah, tempat yang dituju di jogja sudah tidak ada tebengan lagi, karena doski sedang hamil besar dan hampir saja putranya itu mengenal dunia di Klaten. Di solo? ah sama saja. Solo adalah masa lalu *etciyeeeh. Tetapi ada banyak cinta yang tertinggal disana. Aku merindunya dengan berbagai ubo rampe disana. Rencana i’tikaf? semoga ada jalan untuk menuju kesana. Dan satu hal yang tak m ungkin tertinggal tentang do’a keramatnya. Tak pernah bosan ia dengan kata-kata yang sama. Hanya saja dengan variasi kata-kata yang sedikit menggoda untuk dikabulkan “Ya Allah, pertemukanlah aku dengan ramadhan selanjutnya bersama dengan seorang lelaki yang bisa kuajak untuk berkeliling i’tikaf”

Aamiin
*khusyukDenganSepenuhHatiDanPenghayatan

Klaten, 14 ramadhan 1434 H

21 thoughts on “Ramadhan Ceriaku 1434

  1. Aduuh… nasiib…
    Ya dah, ane doain aja smoga cpt dapet yang terbaik buat kakak…
    Percayalah, setiap kejadian yg menghampiri seorang muslim n muslimah pasti ada hikmahnya, ya gag?

  2. Wah2, ana gak sabar nunggu episode 1435nya mbak.

    Rabbana hablana min azwaajinaa wa zurriyatinaa qurrata a’yun waj’alna limuttaqiin imaama. Allahumma amiin.

    #wah udah 1/2 Ramadhan berjalan, moga i’tikaf kali ini lebih berasa dan bisa dirasakan hasinya tahun depan mbak.🙂

  3. biasanya safari taraweh, kalau ini safari i’tikaf.. super sekali.. semoga doanya terkabul dan selalu diberi kesehatan untuk menjalankan ibadah2 yang mulia tsb .. amin

Maturnuwun kagem panjenengan ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s