Milih pemimpin iku Penting !


Dulu sekali ketika aku masuk kuliah di jurusan teknik sipil, aku seperti manusia planet. satu diantara 10 wanita yang menjadi pemandangan aneh bagi teman-teman. Bayangkan saja dengan gaya pakai rok kemana-mana, juga jilbab yang lebih besar diantara yang lain. Satu semester kulalui dengan asing..Aneh..

Ya Rahman,.. Ya Rahim..
Ya, aku merasa kesepian dibalik keramaian. Ah itu dulu. Biarkanlan menjadi kenangan terindah tentang perjuangan kala itu.

pertemuan pertama kuliah dulu kami ingin memutuskan ketua kelas dalam kelas yang dihuni 50 mahasiswa lebih itu,.. 10 diantaranya adalah wanita tangguh yang terperosok pada jurusan sipil ini. Ada beberapa calon ketua kelas yang diajukan saat itu, saya lupa tepatnya berapa. yang jelas salah satunya adalah mahasiswa non muslim.

Dengan husnudzon saya mengira, bahwa dosen pembimbing kelas saya adalah orang yang faham agama. Kemudian dengan polosnya saya berkata kepada beliau “pak, si A agamanya non muslim pak”. Ternyata jawabannya tidak seperti yang ku duga. Beliau menjawab “Ndak papa mbak, “seraya berbisik kepadaku.

Hmmm,.. entah hati itu rasanya gimana ya.. Campur aduk dan tak karuan. Dalam hal yang kuyakini selama belum mendapatkan ilmu agama yang baik, maka seminimal mungkin kalau memilih pemimpin ya “MUSLIM”. Itu sudah menjadi Harga mati buat saya. Walaupun yang dipimpin hanya sekelumit kelas sekalipun.

Memilih pemimpin muslim, memang apa sih pentingnya?

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (Q.S 5:51)

Tuh kan apa akibatnya? Ketika kita memilih pemimpin yahudi atau Nasrani, maka akan masuk ke dalam golongan mereka. dan parahnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

Nah nah, yang lebih penting lagi ndak semua pemimpin islam dalam KTP doank. Toh hampir semua pemimpin di negeri kita ni muslim, tentunya kecuali yang jelas-jelas non muslim. Muslim yang berpengetahuan islam secara kaffah. Yang percaya tentang keEsaan Allah, yang tidak menyekutukan dengan hal yang berbau klenik ataupun perilaku syirik lainnya, yang mengamalkan rukum Iman dari satu sampe enam, dan rukun islam juga mas blo mbak blo.

Memilih pemimpin dengan cerdas, jika pemimpinnya masih dibodohi dengan jin maka jangan dipilih mas blo and mbak blo. Jika pemimpinnya akhlaknya masih dipertanyakan, jangan dicoblos juga mas blo, contohnya ni ye,.. pemimpin yang suka ame yang beginian yang dangdut koplo dan dinyanyikan penyanyi koplo itu lho. Paha diumbar lebih murah dari pada paha ayam.. hahaha,( ini khusus penggemar dangdut yahut yang penyanyinya hot). Mohon maap ye bagi yang kagak bisa nerima kalimat nih. (berarti situ penggemar dangdut koplo yang penyanyinya koplo:mrgreen: )

Bayangin aje, kampanye yang masih dihibur dengan dangdutan gak jelas otomatis pemimpinnya juga ndak jelas tuh. Udahhh putusin ajeh untuk blak list tuh pemimpin. Ada tuh, seorang pemimpin merah yang katenya uda  Adrian  dalam status fesbuknya gini nih

Megawati belakangan ini kerap bicara tentang kemandirian ekonomi. Kader-kader nya pun mengganguk, sambil sesekali mencomot slogan “Berdikari”, “Kedaulatan Ekonomi” dan “Mensejahterakan Rakyat”. Wooow! Ini sepertinya kita sedang diajak ke jaman Deklarasi Ekonomi (Dekon) ala Soekarno di tahun 1963. Hebatnya amnesia massal segera saja terjadi, mustinya MURI memasukkannya ke buku rekor Indonesia. Ada ratusan orang amnesia massal secara bersamaan. Sampai-sampai lupa siapakah yang memerintah Laksamana Sukardi agar dengan riang gembira menjadi broker kesurupan yang mengobral BUMN ? Siapakah yang membebek “Washington Concencus”, bersimpuh di lutut IMF dan menciumi pantat World Bank? Bagaimana sikap mereka atas Freeport beserta korporasi pertambangan imperialis lainnya? BBM, TDL dan tarif telepon naik serempak? Penggusuran masif menerjang rakyat miskin kota? Lalu siapakah 118 kader partai yang di kirim ke penjara karena korup dan konon merupakan yang terkorup diantara partai lainnya?

Mereka benar-benar lupa dan berusaha keras agar semua orang ikutan lupa. Sebab musim Pemilu sudah tiba dan lupa adalah senjata.

# tikus merah
# dan sekarang ia ingin mengulang cerita, dengan pemeran berbeda

Yaah, namanya juga rakyat kecil uda, kagak tau yang namenye internet. Kagak tau yang namenye penipuan. Rakyat kecil paling pol taunya cuma fesbukan doang. Dan kagak mau tau lah tentang politik ntu. Yang penting dapet duit pas pemilu, dapet bantuan buat jalan di kampung. Udahhh nanti coblos dah..
#Heuuuu

Nah, bagi yang udah sepakat dengan memilih pemimpin yang islam nih, maka kita harus tau kenapa kita musti memilih pemimpin? Toh kita kagak tau tingkah laku calon pemimpin kita nih. Makanya tak kenal maka kenalan. Kenali pemimpinnya, bagaimana akhlaqnya, bagaimana rekam jejaknya, dll.

Lha kenapa kok musti milih? mending golput. kagak usah repot-repot milih pemimpin. Uis rampung yawes..

weeeeitsss..
Milih itu penting

Terkadang kita begitu apatis dengan pemimpin yang korup, sehingga memilih Golput. Sikap golput atau tidak memilih pemimpin merupakan sikap yang kurang baik. Dalam Islam, kepemimpinan itu penting, sehingga Nabi pernah berkata, jika kalian bepergian, pilihlah satu orang jadi pemimpin. Jika hanya berdua, maka salah satunya jadi pemimpin. Sholat wajib pun yang paling baik adalah yang ada pemimpinnya (imam)

27 thoughts on “Milih pemimpin iku Penting !

  1. Peminpin yang sangat merakyat, mau memberi contoh beragama yang baik mandiri dalam kehidupan, dan berilmu. Wajib memilih

  2. Kalau umat Islam dipimpin oleh orang non-muslim ditakutkan nantinya umat Islam akab berada dibawah kekuasaan non-muslim dan dibawah arahannya sehingga bisa diarahkan kepada kezhaliman dll wallahua’lam. Padahal jelas umat Islam tidak boleh berada pimpinan non-muslim. Nice post mbak, btw milih siapa?😀

    • heheee.. saya sudah punya pilihan yang keren bagi saya mase..😀
      yah, belum sempurna memang pilihan saya itu. Ettapiiii yang lebih kecil mudharatnya saja yang saya pilih..

      jikalau ada pemimpin seperti umar bin Khatab, maka jelas akan saya coblos dengan tanpa ragu,..😀

      • Wah nyoblosnya pakai kaidah ushul fiqh, mengambil mudharat yg lebih kecil daripada mudharat yang lebih besar. wallahua’lam🙂

        Saya malah bakal duluan pacu lari mbak kalau ada calon yang sekaliber Umar bin Khattanb ra.🙂

      • hehe,.. Insha allah ndak golput yang penting. Lha mase nyoblos ndak ni?

        Iya nih. ya doakan saja semoga apapun yang terjadi yang dihusung amanah di jabatan masing2. Ngeri euy liat masyarakat yang dibutakan oleh media yang bergulat. Apa yang terjadi dan apa yang diberitakan ndak sinkron.

      • Iya insya Allah nyoblos tgl 5 April mbak e. *mase, untuk perempuan mbak e yah ?😀

        Iya mbak e, semoga saja. Media itu udah milik elit politik, jadi gimanapun harus nurut maunya si empu.😦

  3. mantaf tulisannya Mas. Bacain ampe katam. Jadi mikir ulang, ntar jadi milih gak yah? Abis, abis, males harus mudik sendirian… *banyak alesan

Maturnuwun kagem panjenengan ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s