Wang Sinawang


Urip iku ming wang sinawang, kanggone wong siji iku penak, ning sopo le ngerti njerone koyo kepiye :mrgreen: . Jare dadi pegawe PNS kui penak rasane,.. mlebu ra mlebu tetep digaji.. Ning yo urung karuan.. eneng sik PNS ngono, tapi ono sing PNS sik rekoso. Tergantung dadi Pegawe Nan Santai, opo Pegawe Non Stop.. Nah nah.. Continue reading

Think about it


Wanita memang sangat bermain dengan perasaan. Ada disaat nada yang sama dengan biasanya bisa saja ditangkap menyakitkan. Satu lirikan mata saja bisa dianggap sebagai lemparan kerikil tajam yang menghujam di hati. Niat hati tidak melukai, tetapi tiba-tiba terjadi mendung dan mulailah hujan local di kelopak mata.

Menjadi sensitive, membesarkan yang kecil. Jika perluasan makna itu baik untuk pemahaman kata, maka hal ini tidak berlaku untuk perluasan masalah yang tadinya kecil menjadi besar. Pikiran menjadi kemana-mana. Hati menjadi sesak karena pikiran negative yang bersarang di otak.

Satu kata ucapan singkat terbaca “ketus”. Satu kalimat sensitive menjadi “menyakitkan”. Satu kata canda menjadi “Sadis”. Sudah tau resiko yang didapat itu hanyalah rasa sakit , masih saja dilakukan. Marah, ketus, sadis, menangis. Seakan menjadi tidak dibutuhkan dan terbuang. Continue reading

Aku [bukan] Pasanganmu


Tutup yang sama warnanya dengan botolnya pun belum tentu  itu pasangannya.  Memang tak bisa dipaksakan. Sekali ulir dalam tutup itu berbeda dengan ulir botolnya, maka tidak akan bisa menyatu. Meraba, terbentur, jatuh, dan bangkit lagi, tak usah meraung sakitmu. Hanya akan membuatmu menjadi manja . Kuncinya hati-hati. Kembali meraba sampai keajaiban itu terjadi dengan bunyi ‘klik’. Itu berarti ‘Akulah Pasanganmu’. Dan masih ku menunggumu dengan kondisi terbaikku karena Tuhanku dan Tuhanmu pasti akan mempertemukan kita. 🙂

Fashbir Sabran Jamila


Dipagi yang berteteskan embun pada daun hijau, ah sempurna! komponen itu memperlihatkan kesegarannya juga keindahan tentunya. Begitu antusias menyambut pagi. Berlatarkan rerumputan yang hijau membentang kawasan itu. Nampak bunga yang berwarna-warni bermekaran disana. Lihaat, warnanya ada merah, kuning, pink, ungu, putih dan masih banyak sekali macamnya.

Ada metamorphosis disana. Seluruh proses dari telur-ulat-kepompong-kupu semua terssaji di tiap sudutnya. Si telur tetap pada tempatnya, menempel pada daun bagian bawah. Di sudut lain ada ulat dengan lahapnya memakan daun menyisakan tangkai. Kepompong tak kalah show up di tepi kolam. Hening. Kadang bergerak-gerak oleh tarian angin. Dan eh lihat.. bukankah yang berterbangan itu kupu-kupu? Cantik sekali dengan paduan warna kontrasnya. Ada orange, biru, merah kuning dan ah banyak sekali tutulan warnanya. Bahkan warna kupu itu seramai bunga-bunga disana. Bunga yang dihinggapi untuk diambil madunya. Continue reading

Dalam Kesabaran Ada Kemenangan


Pagi yang cerah Alhamdulillah, walau tiap menit sering terdengar bunyi hhaaaatcchiiiing yang bersumber dari saya sendiri. Agaknya selepas lebaran kemarin menyisakan stamina yang terabaikan 😀 .

Aah, saatnya bangkit setelah kemaren tersedu-sedu karena ditinggal sahabatku menikah. Pengen itu pasti, tapi permasalahannya bukan itu yang membuat saya menangis, ‘Merasa kehilangan’, itu yang saya rasakan. Bukan bilangan hari saya mengenalnya, juga bukan bilangan bulan, tetapi sudah bilangan tahun dia menemani saya. Dia tau saya walaupun tidak selalu tau apa yang saya rasakan.

9 tahun adalah bilangan yang sangat lama sekali. Dari suka, senang, bahagia (Sama aja ya :D), manangis, melakukan hal gila pernah kita lalui selama kurang lebih 9 tahun tersebut. Continue reading