Pidato Seorang Pembesar


Saya menghela napas membaca pidato yang disampaikan oleh Pak Warsito. Siapakah dia? Apakah kau pernah mendengar penemu alat pemindaian kanker? Seorang pembesar visioner yang sangat brilian. Ah, lagi-lagi Indonesia mengecewakan ilmuwan berbakat. Tak habis pikir saya. Sampai kapan Indonesia dijajah oleh mafia berdasi yang hanya memperebutkan harta dan kekuasaan? Tak layak kah Indonesia dipimpin oleh seorang amir yang adil dan menentramkan?

Ah.. tetiba aku teringat kalimat ini, persisnya aku kurang hafal, karena coba tak cari gak nemu-nemu. Ada yang bertanya kepada khalifah Ali bin abi thalib (cmiiw), dia berkata “Kenapa umat sekarang tidak seperti umatnya Rosululloh yang taat, dll?”
Kemudian dijawab
“Umat jaman Rosululloh umatnya seperti saya, sedangkan umat ku sekarang sepertimu”

Hmmmm Continue reading

Advertisements

Toko Baru


Nah, setelah memposting cerita yang berbahasa jawa, saya mau crita tentang toko onlen sayah 😆 . beithewey, beneran loh kalau saya tuh punya toko onlen.. Yah, nyoba jualan ndak ada salahnya kan yak :mrgreen: . Barangkali teman-teman semua berminat untuk gabung dengan sayah, sekedar dropship yang tanpa modal, ataupun jadi buyer saya, atau jadi pengamat tapi diam-diam pengen beli, monggo.. saya membuka lebar-lebar niat teman-teman semua..hee

ini dia blog toko saya. Sementara masih gratisan, cz mau dimatangkan dulu nih..

Monggo dikunjungi tokonya buk ibuk, pak bapak, dan sodara-sodara sekalian

Hana han shop

Lha apa yang dijual??
Emmm coba dikulak kulik sendiri yah.. sapa tau temennya temen berminat, bisa langsung menghubungi cp disanah.. 😀

Tentang aku


Tentang aku

Aku! siapakah aku ini?! Entahlah. Beberapa orang memandangku raja, beberapa lagi memandangku rakyat jelata, dan beberapa lagi memandangku hina. Siapa yang paling mengenal aku? Anak istriku? Bapak Ibuku? Saudaraku? Tetanggaku? Ataukah teman-temanku?. Ah, bahkan ibuku yang menganggapku raja tak sama dengan anggapan temanku, hina!!!  Ah, siapakah aku?

ulfah

Continue reading

Aku dan Si dia


ah,.. kata apa yang pantas kutulis disini untuk suamiku yah? Bahkan suamiku bukan lelaki yang suka kata-kata romantis nan manis. Tapi cukup melihat wajah istrinya yang manis melebihi gula asliii wuiiih.. #wup wup wup.. :mrgreen:

Suamiku itu anak ragil, Ngeyelnya hampir sama dengan gadis yang mengaku manis ini, eh sudah bukan gadis dink 😆 . Cueknya juga hampir sama denganku, bedanya dalam hal berpakaian istrinya suamiku itu alias aku sendiri sudah mulai bertaubat dalam me match kan warna pakaian yag dikenakannya. Yang orang bilang sudah mulai eyecathing gitu loh dari pada dahulu kala yang sering meniru gaya berpakaian Harajuku yang salah gaul.

Kata si dia  si pemrotes sejati (teman tidurku sewaktu ngekost di solo) “iiih, kasian yang liat kamu tuh kalau pakaianmu seperti kue lapis warna-warni nabrak sana nabrak sini”.  Yang disindir tak mau kalah dengan menyiapkan segala amunisi ” eiiit jangan salah mbak,.. kau tau? inspirasi berpakaian ku ini terinspirasi dari alam. Liat aja tanah warnanya apa? coklat kan.. Naaah,.. diatasnya tu ada birunya langit yang indah tak terkira, disela biru juga ada bercak putihnya awan. Trus ada lagi, tuh liat di tengah-tengah pemandangan ada segarnya daun yang berwarna hijau, dan bunga warna-warni yang bermekaran disekelilingnya. Bukankah itu perpaduan warna yang indah?? Aseeeek” #NyengirBahagia . Yang mrotes langsung memoleskan tangan ke kepalaku “Dasar, Ngeles!” Continue reading

Tentang itu tuh


“Ya sekalian si ulfah itu, fotonya dikasihkan sekalian saja”, suara seberang terdengar nyaring di telepon celullar dari jarak beberapa meter dari posisiku.
“Lhah, ulfah niku sampun enten sek gadhah budhe, dadose nggeh ampun ngoten”, ibuk menimpali sembari tersenyum ringan. Continue reading